Cerita Audi Marissa soal Beri Bayi ASI dengan Metode Eping

29 September 2021 14:15
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Cerita Audi Marissa soal Beri Bayi ASI dengan Metode Eping (248953)
searchPerbesar
Cerita Audi Marissa soal Beri Bayi ASI dengan Metode Eping. Foto: Instagram/@audimarissa
Menyusui bayi secara langsung memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah merangsang produksi ASI agar optimal. Meski begitu, dalam perjalanannya, bisa saja ada beberapa kondisi sehingga bayi tidak dapat menyusu langsung dari payudara ibu dan mengandalkan metode Eping. Misalnya, saat ibu harus bekerja atau menempuh pendidikan di luar kota, adanya trauma akibat pelecehan seksual, kondisi bibir sumbing pada bayi atau jika bayi mengalami masalah kesehatan atau harus dirawat di NICU.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, beri bayi ASI dengan metode Eping atau exclusive pumping bukanlah hal yang mudah. Eping sendiri diartikan sebagai suatu kondisi yang mengharuskan ibu memompa ASI menggunakan alat (pumping). Audi Marissa pun jadi salah satu ibu yang memberikan bayi ASI lewat metode eping. Sebab menurutnya, ia kesulitan menyusui langsung karena puting datar, sehingga hingga kini belum bisa melakukan pelekatan dengan benar. Hal tersebut diungkapkan Audi lewat Instagram Story pribadinya beberapa waktu lalu.
"Aku mom Eping. Dan aku tetap menjadi ibu yang seutuhnya ya walaupun tidak DBF begitu juga mom Eping yang lain," tulis Audi Marissa menjawab salah satu pertanyaan netizen soal apakah dirinya pumping saja atau sambil DBF.
Terkait puting datar sendiri, istri dari Anthony Xie ini mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan berbagai cara agar anaknya, Anzel Maverick Xie yang lahir pada 7 April lalu ini bisa menyusu secara langsung ke payudaranya (direct breastfeeding). Namun hingga kini belum mendapat hasil maksimal.
ADVERTISEMENT
"Enggak tahu harus gimana lagi karena Anzel saat ini cuma mau minum ASI lewat botol karena aku kendala puting rata. Sudah coba berbagai cara tetap saja rata," tulisnya.
Meski begitu, Audi Marissa tidak patah semangat. Sebagai ibu, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk si kecil yang kini berusia 5 bulan. Menjadi ibu eping pun akhirnya harus dilakukan agar Anzel tetap mendapatkan nutrisi terbaik dari ASI.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Bagi ibu yang memiliki kendala lain sehingga tidak dapat menyusui bayi secara langsung dan harus menjalani metode eping, berikut ada beberapa tips yang dibagikan Audi agar produksi ASI tetap lancar.
Cerita Audi Marissa soal Beri Bayi ASI dengan Metode Eping (248954)
searchPerbesar
Audi Marissa dan anaknya. Foto: Instagram/@audimarissa

Tips Audi Marissa agar Produksi ASI Tetap Lancar

Pertama, menjaga produksi ASI dengan memompa ASI setidaknya 2-3 jam sekali agar produksi ASI tetap lancar. Kedua, hindari stres. Ya Moms, menurut Audi ini hal yang sangat berpengaruh kepada produksi ASI.
ADVERTISEMENT
"Makanya aku enggak mau apa-apa dipikirin sampai buat stres. Cara aku ya nonton drakor aja wkwk terus main sama anak, jailin suami, main beads juga HEHE," katanya.
Ketiga, menjaga stamina tubuh dengan makan makanan bergizi yang Anda sukai. Selain itu, jangan lupa untuk istirahat cukup, berpikir positif dan melakukan me time sederhana dengan bayi.
"Karena ini cara yang ampuh untuk tetap menjaga stamina tubuh dan kembali bersemangat menjalani kegiatan menjadi mom Eping," tutupnya.
Ya Moms, menyusui bayi langsung memang punya banyak sekali manfaat. Terlebih, ketika mulut bayi menyentuh areola dengan pelekatan yang tepat dan bayi mengisap dengan dalam, maka hal itu memberikan stimulasi terbaik agar payudara memproduksi ASI.
Meski begitu, boleh-boleh saja kok bila ibu memutuskan memberi bayi ASI dengan metode exclusive pumping atau eping karena beberapa kondisi. Namun, bila kondisi dan tantangan telah berlalu atau dapat diatasi, sebaiknya susui bayi secara langsung. Tetap semangat ya, Moms!
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020