Ciri-ciri Ibu Menyusui Alami Mastitis
ยทwaktu baca 2 menit

Saluran ASI yang tersumbat dapat menyebabkan mastitis, yakni salah satu infeksi pada jaringan payudara yang sering dirasakan ibu menyusui. Umumnya, mastitis terjadi pada 6 minggu hingga 12 minggu pertama kehidupan bayi, tetapi bisa juga terjadi kapan saja selama ibu masih dalam masa menyusui.
Walaupun terkena mastitis, ibu tetap boleh dan aman menyusui bayi. Sebab ibu menyusui tidak dapat menularkan infeksi tersebut kepada bayi melalui ASI.
Justru, dikutip dari Cleveland Clinic, ASI memiliki sifat antibakteri yang membantu bayi melawan infeksi. Meski begitu, ibu harus segera mendapatkan pengobatan dan merawat mastitis agar tidak menimbulkan komplikasi.
Sehingga, Anda perlu mengetahui ciri-ciri ibu menyusui mengalami mastitis agar segera ditangani. Lantas, seperti apa?
Penjelasan soal Ciri-ciri Ibu Menyusui Alami Mastitis
Mastutus biasanya timbul peradangan warna merah di satu atau kedua payudara ibu menyusui. Payudara juga mungkin jadi bengkak, terasa panas, atau bahkan lembut saat disentuh. Berikut beberapa ciri lainnya:
Penebalan jaringan payudara atau benjolan payudara
Nyeri atau sensasi terbakar terus menerus atau saat menyusui
Kelelahan
Sakit kepala
Mual dan muntah
Puting terasa sakit
Merasa sakit atau meriang
Demam lebih dari 38 derajat celsius
Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk segera menemui dokter. Sebab, seperti dikutip dari Mayo Clinic, mastitis yang tidak diobati dengan benar atau yang disebabkan saluran ASI tersumbat, dapat menyebabkan nanah atau abses payudara. Abses biasanya membutuhkan pembedahan, Moms.
Sementara untuk menghindari komplikasi, bisa juga mendatangi ahli laktasi. Ya Moms, Anda akan diajari teknik menyusui yang tepat, supaya mastitis bisa segera ditangani atau bahkan dicegah di kemudian hari.
