Ciri-ciri Tali Pusat Bayi Baru Lahir Mengalami Infeksi

Merawat tali pusat bayi baru lahir harus dilakukan secara teliti dan juga hati-hati. Jangan sampai salah dalam melakukan perawatannya, agar tali pusat tidak infeksi. Walaupun infeksi tali pusat bayi baru lahir ini sangat jarang terjadi, namun bisa berbahaya, Moms.
Infeksi tali pusat yang parah secara medis juga disebut dengan istilah omphalitis. Penyebab utama omphalitis adalah karena adanya paparan bakteri selama persalinan, ketika tali pusat dipotong. Mengutip What to Expect, risiko omphalitis mencapai 8 persen pada bayi yang lahir di rumah sakit dan 22 persen pada bayi yang lahir di rumah.
Ciri-ciri Tali Pusat Mengalami Infeksi
Dilansir Mayo Clinic, selama proses penyembuhan tali pusat, normal jika melihat sedikit darah di dekat pangkalnya. Sama seperti keropeng, pangkal tali pusat mungkin berdarah sedikit.
Nah Moms, ada beberapa ciri yang perlu Anda waspadai untuk mendeteksi infeksi tali pusat pada anak, yaitu:
Tali pusat bernanah atau ada benjolan berisi cairan
Kulit merah di sekitar pusar
Ada pembengkakan perut
Kotoran tali pusat berbau busuk dan keruh, biasanya timbul dari daerah yang terinfeksi
Bayi menjadi demam
Pendarahan di sekitar tali pusat
Bayi menjadi lesu dan tidak seaktif biasanya
Selain ciri-ciri di atas, Anda juga harus memerhatikan kapan tali pusat puput. Biasanya, tali pusat akan puput dalam waktu seminggu atau dua minggu setelah lahir. Namun, jika sampai minggu ketiga belum lepas, lebih baik periksakan ke dokter, karena bisa jadi ada infeksi atau gangguan sistem kekebalan. Segera periksakan ke dokter jika tali pusat bayi mengalami ciri-ciri infeksi ya, Moms.
Mencegah Infeksi pada Tali Pusat
Untuk mencegah infeksi, jaga agar tali pusat tetap bersih. Jika pangkalnya terlihat kotor atau lengket, oleskan perlahan dengan waslap basah, lalu tepuk dengan kain kering. Membersihkan tali pusat tidak perlu menggunakan sabun atau alkohol, karena mungkin akan mengiritasi kulitnya.
Pangkal tali pusat juga harus tetap kering, sehingga sesekali biarkan tali pusat si kecil mendapatkan udara agar tidak lembap. Selain itu, Anda juga harus menggunakan popok dan pakaian si kecil dengan hati-hati agar tidak menyenggol tali pusatnya.
Biarkan tali pusat lepas dengan sendirinya, jika dicabut terlalu cepat, dikhawatirkan tali pusat mengalami pendarahan dan akhirnya infeksi.
