Dampak Kesehatan Bila Bayi dan Anak-anak Sering Konsumsi Makanan Ultra Proses

Di dua tahun pertama kehidupan anak, penting bagi orang tua memberikan nutrisi yang sehat dan bergizi. Hal ini karena dapat membantu pertumbuhan si kecil dapat berjalan optimal. Dimulai dari pemberian ASI eksklusif di 6 bulan pertama kehidupan bayi, kemudian dilanjutkan permberiannya dengan disertai MPASI atau makanan pendamping ASI.
Namun, di era yang sudah semakin canggih dan praktis ini, ada berbagai makanan ultra proses yang bisa jadi pilihan untuk memudahkan hidup ibu. Meski begitu, sebelum memberikan makanan ultra proses untuk bayi atau anak, sebaiknya Anda mengetahui beberapa hal ini, Moms.
Perlu Anda ketahui bahwa di dalam berbagai makanan ultra proses terkandung pengawet, pemanis, atau bahkan pewarna yang tidak baik untuk kesehatan bayi maupun anak-anak Anda. Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri pun menyarankan agar anak-anak tidak mengonsumsi makanan ultra proses karena tidak sehat. Susu formula, sereal, dan makanan bayi yang sudah terfortifikasi merupakan beberapa jenis makanan ultra proses.
"Untuk itu, Anda diharapkan dapat memberikan makanan asli (makanan yang tidak diproses) atau diproses minimal," ujar Dr. Phillip Baker, Profesor di Institute for Physical Activity Nutrition, Deakin University, Australia dalam webinar bersama AIMI dengan tema 'A to Z: Ultra Processed Food for Infant and Young Children' yang dihelat beberapa waktu lalu.
Ada pun salah satu penelitian telah menyelidiki hubungan antara tingkat konsumsi UPF (ultra processed food) dan kesehatan. Hasilnya? Peningkatan konsumsi UPF rupanya dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan yang lebih besar bila dibandingkan makanan yang tidak diproses, meski jumlah kalorinya sama.
Dampak Kesehatan Bila Bayi dan Anak Konsumsi Makanan Ultra Proses
Tak heran jika ada berbagai risiko kesehatan yang mengintai bayi dan anak-anak bila terlalu sering mengonsumsi makanan ultra proses. Berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada si kecil.
-Obesitas
-Asma
-Mengi pada anak-anak
-Peningkatan berat badan berlebih
-Diabetes tipe -2
-Penyakit jantung dan pembuluh darah
-Kanker
-Depresi
-Sindrom iritasi usus besar
-Dispepsia
-Kelemahan otot.
Hingga kini pun belum ada penelitian yang menemukan manfaat konsumsi makanan ultra proses bagi kesehatan. Maka dari itu, Dr. Phillip menyarankan agar Anda sebagai orang tua dapat membuat pilihan dan belajar mengenali berbagai produk makanan sebelum membeli untuk si kecil. Apalagi, bayi yang sedang makan MPASI juga dalam tahap tumbuh kembang.
Adapun makanan asli yang Anda olah sendiri jauh lebih baik khasiatnya untuk anak. Saat mengolahnya, jangan lupa tambahkan berbagai bumbu rempah alami yang mampu memberi cita rasa yang enak sehingga si kecil menyukainya, Moms.
****
Saksikan video menarik di bawah ini:
