#DiRumahAja, Ini 3 Ide Munggahan yang Bisa Dilakukan Bersama Keluarga di Rumah

Menjelang Ramadhan, biasanya ada beberapa tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah munggahan bersama keluarga atau kerabat. Ya Moms, munggahan adalah tradisi masyarakat Islam yang berasal dari suku Sunda untuk menyambut datangnya Ramadhan. Munggahan umumnya dilakukan di akhir bulan Sya'ban, sekitar 1 atau 2 hari jelang bulan Ramadhan.
Bentuk pelaksanaan munggahan bervariasi. Tapi umumnya, kegiatan munggahan dilakukan dengan cara makan bersama kerabat atau keluarga, saling bermaafan, berdoa bersama dan bersedekah.
Tapi, dengan keterbatasan kondisi di tengah pandemi corona seperti ini, bisakah tradisi munggahan tetap dilakukan?
Moms, Anda mungkin memang tak bisa berkumpul dan melakukan kontak fisik dengan kerabat dan sanak saudara. Tapi, makna munggahan tetap bisa Anda lakukan dengan melakukan beberapa kegiatan lainnya.
Yuk, ajak anak dan keluarga di rumah untuk melakukan 3 kegiatan ini. Sehingga, meski di rumah aja, Anda dan keluarga tetap bisa memaknai munggahan dan menyambut datangnya bulan Ramadhan penuh kebahagiaan.
Mengirimkan makanan online
Meski tak bisa bertatap muka langsung dan menggelar acara munggahan dengan makan bersama saudara atau kerabat, Anda tetap bisa menunjukkan perhatian Anda dan keluarga dengan cara lain. Misalnya saja, dengan memesan makanan online dan mengirimkannya ke alamat mereka.
Bila memungkinkan, mintalah penjual kue untuk menyelipkan kartu ucapan di dalamnya. Dengan begitu, Anda tetap bisa menjalin silaturahmi walau tidak bertemu secara fisik.
Anda juga bisa mengajak anak untuk ikut memilih kue apa saja yang ingin diberikan untuk saudaranya, sehingga secara tidak langsung, anak juga akan belajar pentingnya menjalin tali silaturahmi.
Melakukan video call dengan keluarga
Anda memang tak bisa bertemu langsung dengan saudara ataupun kerabat pada kondisi seperti ini. Tapi, dengan kemajuan teknologi, tali silaturahmi tentu tak boleh putus.
Anda bisa melakukan video call untuk bersilaturahmi dan bermaafan dengan saudara, kerabat, serta kakek nenek si kecil. Agar tradisi munggahan tetap terasa, Anda bisa lho, melakukan video call bersama kakek nenek sambil memasak menu yang sama.
Saat ini bahkan sudah tersedia banyak aplikasi yang menawarkan kemudahan video call dengan berbagai sambungan, seperti zoom, google hangout atau skype. Sehingga, Anda bisa melakukan video call satu keluarga besar. Menarik kan, Moms?
Ajak anak bersedekah
Selain berkumpul dan makan bersama, munggahan juga bisa dimaknai dengan melakukan sedekah, Moms. Ya, seperti yang kita tahu, sedekah punya banyak sekali manfaat untuk kebahagiaan hidup. Mulai dari penolak bala, hingga bisa mendapat pahala yang berlipat ganda.
Maka dari itu, tak ada salahnya membiasakan anak untuk bersedekah sejak dini. Anda mungkin bisa mengajak si kecil untuk menyisihkan tabungannya, kemudian dikumpulkan dengan uang yang dimiliki anggota keluarga lain dan disumbangkan ke panti asuhan atau kepada orang-orang yang membutuhkan. Karena harus tetap berada di rumah aja, Anda bisa mengirimkan uang tersebut lewat transfer rekening, Moms.
Meski begitu, bersedekah sebenarnya tak melulu soal uang. Ada banyak sedekah lain yang bisa dilakukan, mulai dari membagikan makanan, hingga sesederhana tersenyum dan berbuat baik pada sesama. Anda bisa mengajak anak berdiskusi, kira-kira sedekah apa yang ingin diberikan.
Jadi, meski tak bisa berkumpul langsung dengan saudara, kerabat, ataupun kakek nenek, tradisi munggahan tetap bisa dimaknai dengan melakukan beberapa hal di atas.
Nah Moms, kalau ada punya ide lain yang bisa dilakukan bersama keluarga untuk menyambut bulan puasa yuk, berbagi ceritanya di kolom komentar.
-----
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
