Kumparan Logo

Gejala dan Penyebab Laringitis yang Menyebabkan Suara Anak Serak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
10
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak sakit tenggorokan Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sakit tenggorokan Foto: Shutter Stock

Laringitis adalah kondisi di mana laring dan pita suara meradang dan membengkak. Kondisi ini umum dialami oleh anak - anak dan cukup sering membuat suara anak menjadi serak.

Sebagian besar laringitis pada anak akan sembuh dalam 1 - 2 minggu. Namun, bila laringitis bersifat akut atau kronis, maka membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama, yaitu sekitar lebih dari 2 minggu.

Dikutip dari Mom Junction, laringitis akut dapat mereda tanpa pengobatan atau perawatan khusus. Namun, bila anak mengalami suara serak berlebihan yang berlangsung lebih dari dua minggu, kesulitan bernapas atau menelan, hingga batuk terus menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang optimal.

Ilustrasi Anak sakit. Foto: Shutterstock

Lantas, apa saja gejala umum laringitis pada anak?

Gejala Umum Laringitis pada Anak

Beberapa gejala umum laringitis yang bisa terjadi pada anak antara lain:

  • Perubahan suara atau nada menjadi lebih serak dan keras

  • Kesulitan dan nyeri saat menelan

  • Tenggorokan kering disertai batuk kering yang lebih sering terjadi pada malam hari

  • Sakit tenggorokan sehingga menyebabkan tidak nyaman saat berbicara

  • Kelelahan

  • Demam akibat infeksi

  • Pita suara membengkak

Ilustrasi anak sedang demam. Foto: Shutterstock

Penyebab Laringitis pada Anak

Laringitis paling sering terjadi akibat infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Namun, laringitis pada anak juga bisa disebabkan oleh:

  • Terlalu sering menggunakan suara keras saat menangis atau sering berteriak

  • Tumbuhnya polip di laring atau pita suara

  • Iritasi tenggorokan karena alergi, asap, atau polusi udara

  • Iritasi tenggorokan karena refluks asam yang disebabkan oleh refluks gastroeofageal atau GERD

  • Menghirup obat steroid untuk pengobatan asma

  • Kerusakan saraf di laring atau pita suara

Jika laringitis tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan. Seperti sakit tenggorokan terus menerus, masalah suara, trakeitis, hingga bronkiolitis atau infeksi saluran pernapasan yang menyebabkan radang dan penyumbatan di dalam bronkiolus.

kumparan post embed