Kumparan Logo

Gejala dan Penyebab Trombosit Rendah saat Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemeriksaan trombosit ibu hamil. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemeriksaan trombosit ibu hamil. Foto: Thinkstock

Trombositopenia atau rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh adalah kelainan darah yang cukup sering terjadi saat hamil. Meski kondisi ini tidak membahayakan, tetapi bila jumlah trombosit menurun drastis dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

Trombosit adalah sel kecil di dalam darah yang berperan penting saat proses pembekuan darah. Normalnya, jumlah trombosit dalam tubuh berkisar antara 150.000 hingga 450.000 per mikroliter darah. Sehingga, bila jumlah trombosit dalam tubuh di bawah 150.000 per mikroliter darah, maka bisa menyebabkan trombositopenia.

ibu hamil dan masalah darah Foto: Shutterstock

Dikutip dari Mom Junction, sekitar 6 sampai 15 persen ibu hamil mengalami trombositopenia. Sebagian besar, kondisi ini terjadi pada trimester akhir atau menjelang persalinan.

Nah Moms, berikut ini adalah gejala dan penyebab trombositopenia yang bisa dialami ibu hamil.

Gejala Trombosit Rendah saat Hamil

Dalam beberapa kasus, ibu hamil dengan trombositopenia tidak menunjukkan gejala tertentu. Namun, ada beberapa gejala umum yang perlu diketahui, yaitu:

  • Pendarahan yang tak kunjung berhenti seperti dari luka, gusi, dan hidung (mimisan)

  • Bintik bulat kecil yang disebabkan karena terjadinya pendarahan di bawah kulit

  • Terdapat darah di dalam urine atau feses

  • Muncul ruam merah atau kecoklatan

  • Kelelahan

Ibu hamil mimisan. Foto: Shutterstock

Penyebab Trombosit Rendah saat Hamil

1. Trombositopenia gestasional

Trombositopenia Gestasional adalah kondisi di mana jumlah trombosit turun ke kisaran sedang, yakni sekitar 50.000 - 100.000 per mikroliter darah. Kondisi ini menyumbang 70 sampai 80 persen dari kasus trombositopenia pada kehamilan, dan akan membaik secara spontan setelah melahirkan.

2. Gangguan hipertensi

Sekitar 20 persen kasus trombositopenia saat hamil disebabkan oleh hipertensi seperti preeklamsia, eklamsia, dan sindrom HELLP.

Ilustrasi Pemeriksaan Tekanan Darah pada Ibu Hamil Foto: Shutterstock

3. Purpura trombositopenik imun

Purpura trombositopenik imun merupakan gangguan autoimun yang dirangsang karena penghancuran trombosit di limpa. Namun, kondisi ini tidak termasuk penyebab utama trombositopenia saat hamil.

4. Hati berlemak akut

Hati berlemak akut adalah kelainan langka di mana jumlah trombosit di bawah 20.000 per mikroliter darah. Ya Moms, kondisi ini disebut langka karena hanya terjadi pada satu dari 10.000 - 15.000 ibu hamil.

5. Penyebab lain-lain

Ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan rendahnya jumlah trombosit saat hamil, seperti kekurangan vitamin B12 dan asam folat, penyakit autoimun, infeksi virus, kelainan sumsum tulang belakang, dan obat-obatan tertentu.

Jadi, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan darah saat hamil ya, Moms.

kumparan post embed