Kumparan Logo

Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan Foto: shutterstock

Beberapa ibu bisa saja rentan terhadap infeksi nifas atau infeksi postpartum usai melahirkan. Ya Moms, apalagi jika ibu mengalami pecah ketuban dini atau ada robekan di vagina dan juga luka sayatan bekas operasi caesar.

Maka dari itu, Anda harus hati-hati merawat luka dan kebersihan usai melahirkan. Hal ini penting dilakukan supaya terhindar dari infeksi yang tidak diinginkan. Lantas, bagaimana sebenarnya ciri-ciri dan juga gejala infeksi nifas pada ibu usai melahirkan?

Penjelasan soal Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan

Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan Foto: Shutter Stock

Gejala infeksi nifas umumnya tidak langsung muncul setelah melahirkan, biasanya akan terasa setelah beberapa hari. Bahkan, infeksi mungkin baru terjadi saat meninggalkan rumah sakit. Nah Moms, berikut adalah beberapa gejala yang perlu Anda waspadai.

  • Demam dan gejala seperti flu. Jika Anda mengalami demam lebih dari 38 derajat celsius dalam tiga hari setelah melahirkan, ini menandakan bahwa tubuh sedang berusaha melawan infeksi. Anda juga mungkin merasa lemas, meriang, sakit kepala, atau tidak nafsu makan.

  • Sakit perut atau panggul yang tidak kunjung sembuh. Rasa sakitnya bisa sangat intens dan buang air kecil terasa sakit atau terbakar.

  • Luka di perineum atau bekas sayatan operasi caesar. Infeksi nifas juga bisa membuat kemerahan, keluar cairan, dan juga bengkak di sekitar sayatan operasi caesar. Ini juga bisa menyebabkan robekan perineum atau episiotomi jadi lebih sakit dari sebelumnya.

  • Keputihan berbau busuk. Ini juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa Anda sedang mengalami infeksi nifas.

  • Pendarahan. Pendarahan terus menerus atau pendarahan yang semakin berat, bersama dengan pembekuan darah, merupakan salah satu ciri bahwa Anda terserang infeksi nifas.

  • Kadar zat beracun. Mengutip MSD Manuals, jika terinfeksi, biasanya kadar zat beracun dalam darah akan tinggi akibat bakteri yang menginfeksi, sehingga menyebabkan infeksi di seluruh tubuh atau syok septik.

Cara Mencegah Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan

Gejala Infeksi Nifas pada Ibu Usai Melahirkan Foto: Shutterstock

Infeksi nifas ini sebenarnya sulit dicegah, tapi ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan supaya mengurangi risiko infeksi. Berikut caranya seperti dikutip dari What to Expect:

  • Hati-hati merawat luka dan kebersihan setelah melahirkan. Cuci tangan sebelum menyentuh area perineum, bersihkan vagina dari depan ke belakang setelah buang air kecil, dan hanya gunakan pembalut pad, jangan tampon ataupun menstrual cup saat nifas.

  • Mengetahui gejala dan faktor risiko infeksi, apalagi jika Anda menjalani operasi caesar, terutama yang tidak direncanakan. Kemudian, jangan menganggap remeh rasa nyeri yang dirasakan di sekitar rahim.

  • Hubungi dokter secepatnya jika merasakan sesuatu yang salah. Semakin cepat infeksi ditangani, maka akan semakin cepat sembuh.

  • Minum antibiotik yang diresepkan untuk melakukan pencegahan.