Kumparan Logo

Gejala Umum Penyerta Demam pada Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak demam. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam. Foto: Shutter Stock

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab demam pada anak. Ya Moms, meningkatnya suhu tubuh si kecil, bisa disebabkan karena efek imunisasi, penggunaan baju yang terlalu panas, hingga menjadi sinyal bahwa anak mengalami infeksi atau ada penyakit lain di tubuhnya.

Demam sendiri merupakan suatu kondisi di mana suhu tubuh berada di atas batas normal. Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), subuh tubuh normal seorang anak berkisar antara 36,5 - 37 derajat celsius. Sehingga, bila suhu tubuh berada di atas 37 derajat celsius, maka anak dapat dikatakan mengalami demam.

Ilustrasi anak demam. Foto: Shutter Stock

Sementara dikutip dari Kids Health, suhu tubuh setiap orang cenderung mengalami perubahan sepanjang hari. Contohnya, saat pagi hari, suhu tubuh anak akan sedikit lebih rendah, dan kembali meningkat pada malam hari. Ya, kondisi ini terjadi karena terjadi peningkatan aktivitas seperti bermain dan berolahraga sehingga membuat si kecil mengalami kelelahan, Moms.

Dikutip dari Parents, berikut beberapa gejala umum penyerta demam pada anak yang perlu diperhatikan.

Selain Suhu Tubuh Meningkat, Ini Gejala Umum Penyerta Demam pada Anak

Selain menunjukkan suhu tubuh yang meningkat, anak yang mengalami demam biasanya akan berperilaku berbeda, seperti:

  • Lebih rewel karena rasa nyeri atau ngilu di sekujur tubuh

  • Kurang nafsu makan

  • Mata terlihat sayu

  • Lebih sering tertidur atau mengalami kesulitan tidur di beberapa waktu

  • Bernapas dan detak jantung jadi lebih cepat dari biasanya

Ilustrasi anak rewel. Foto: Shutter Stock

Nah Moms, umumnya demam pada anak tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, Anda perlu menjaga asupan cairan si kecil agar tidak mengalami dehidrasi.

Di samping itu, bila suhu tubuh anak tak kunjung menurun atau kian meningkat dalam kurun waktu 3 hari, dan disertai dengan gejala seperti sesak napas atau diare, segera bawa anak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sebab, lonjakan suhu tubuh dapat menyebabkan kejang pada anak.

kumparan post embed