Mom
·
29 November 2020 17:48

Gendang Telinga Anak Pecah, Apakah Berbahaya?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Gendang Telinga Anak Pecah, Apakah Berbahaya? (47267)
searchPerbesar
Anak Melakukan Pemeriksaan Telinga di Dokter THT. Foto: Shutter Stock
Telinga adalah bagian tubuh anak yang cukup sensitif, terutama di bagian gendang telinganya, Moms. Salah satu masalah umum yang bisa dialami oleh anak-anak adalah gendang telinga yang pecah. Pecahnya gendang telinga ini merupakan kondisi adanya robekan atau lubang kecil pada gendang telinga sehingga si kecil mengeluhkan sakit pada telinganya.
ADVERTISEMENT
Lantas, apakah berbahaya bila gendang telinga anak pecah?

Kata Dokter Bila Gendang Telinga Anak Pecah

Gendang Telinga Anak Pecah, Apakah Berbahaya? (47268)
searchPerbesar
Anak Melakukan Pemeriksaan Telinga di Dokter THT. Foto: Shutter Stock
Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), dr. Widya Wicaksono Hartanto, Sp.THT-KL, M.Kes, FICS mengatakan walaupun gendang telinga anak mudah pecah, tapi ternyata bisa menutup kembali dengan sendirinya.
"Asalkan infeksi sudah diatasi dengan baik, tidak keluar nanah, dan diobati. Selain itu, semakin muda usianya anak mengalami pecah gendang telinga, persentase sembuhnya juga akan semakin cepat. Selama infeksi tersebut tidak terulang," kata dr. Widya dalam siaran langsung Instagram Live bersama Dokter Spesialis Anak, dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes, IBCLC, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Anda tidak perlu khawatir, Moms. Dokter yang praktik di Rumah Sakit Siloam Purwakarta, Jawa Barat, ini mengatakan gendang telinga anak bisa kembali seperti semula setelah 3 bulan, atau paling lama adalah satu tahun. Itu pun dengan syarat gendang telinga yang pecah hanya sebesar lubang jarum saja.
ADVERTISEMENT
"Kalau cuma sebesar tusukan jarum saja akan menutup dengan sendirinya kok. Tapi kalau lubangnya agak besar, dan tidak mengering, kemungkinan akan sulit kembali lagi," kata dia.
Ya Moms, bila gendang telinga yang pecah cukup besar, dokter mungkin akan mengambil tindakan lebih lanjut.
Tapi, apa yang menyebabkan gendang telinga anak pecah, ya? Dilansir Kids Health, berikut beberapa penyebab yang perlu Anda waspadai.

Penyebab Gendang Telinga Anak Pecah

Infeksi Telinga

Gendang Telinga Anak Pecah, Apakah Berbahaya? (47269)
searchPerbesar
Ilustrasi membersihkan telinga anak Foto: Shutterstock
Kondisi ini cukup sering dialami oleh anak-anak karena cara membersihkan telinga yang tidak tepat, Moms. Terkadang beberapa orang tua memakai cotton bud untuk membersihkan telinga anak, dan tanpa sadar karena terlalu dalam memasukkan cotton bud sampai merusak gendang telinga anak.
ADVERTISEMENT
Jika sudah infeksi, telinga anak akan dipenuhi dengan cairan nanah yang bisa membuat gendang telinganya pecah. Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga anak dan menggantinya dengan menggunakan kain lembut atau handuk. Sebab cotton bud sendiri digunakan untuk kebutuhan perawatan yang lainnya bukan untuk membuang kotoran telinga.

Barotrauma atau Perubahan Tekanan yang Mendadak

Kondisi ini merupakan perubahan tekanan di telinga dan menyebabkan gendang telinga seseorang pecah. Misalnya, saat Anda naik pesawat, Anda pasti merasa pendengaran berkurang drastis. Hal itu disebabkan karena perubahan tekanan antara darat dan udara, Moms. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi anak-anak menggunakan penutup telinga untuk menjaganya dari perubahan tekanan tersebut.
ADVERTISEMENT

Suara Keras atau Trauma Akustik

Gendang Telinga Anak Pecah, Apakah Berbahaya? (47270)
searchPerbesar
Ilustrasi telinga anak Foto: Shutterstock
Mulai sekarang sebaiknya hindari anak mendengarkan musik atau suara yang terlalu keras, Moms. Sebab, suara dengan gelombang yang cukup kuat akan merusak gendang telinga si kecil. Selain itu, terlalu sering mendengarkan suara bising juga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada koklea anak.

Trauma Kepala

Cedera atau trauma kepala yang cukup parah pada anak bisa menyebabkan gendang telinganya ikut pecah, Moms. Tak hanya itu, adanya serangga atau benda asing yang masuk ke telinga anak-anak juga bisa menyebabkan trauma di telinga.
Nah, meskipun gendang telinga akan sembuh dengan sendirinya. Tapi bukan berarti tidak akan terjadi lagi setelah benar-benar sembuh. Oleh sebab itu, mulai sekarang, kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga telinga anak, ya.
ADVERTISEMENT