Hamil Anak Kedua, Alice Norin Alami Plasenta Previa

Pada akhir Maret lalu, Alice Norin membagikan kabar bahagia bahwa dirinya tengah hamil anak kedua. Hal tersebut diumumkan Alice lewat akun Instagram pribadinya. Kala itu, usia kandungannya sudah menginjak 15 minggu.
Di tengah kabar bahagianya, belum lama ini, Alice kembali memberikan informasi terkini seputar kehamilannya. Pada pemeriksaan rutin kehamilan yang baru saja ia lakukan, istri dari Alvin Yudhapatria ini didiagnosis mengalami plasenta previa. Plasenta previa merupakan kondisi ari-ari yang berada di bagian bawah rahim. Sehingga kondisi ini dapat menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.
"Jadi, minggu lalu adalah jadwal aku check-up kandungan rutin dan ternyata aku ketahuan ada plasenta previa. Istilahnya cukup asing buat aku, tapi intinya kondisi plasenta baby AL number 2 ada di bawah rahim sehingga sedikit rawan, apalagi kalau kondisinya masih sama di trimester terakhir," kata Alice Norin dalam salah satu unggahannya pada Selasa (16/6).
Karena saat ini kehamilannya baru memasuki trimester kedua, dokternya pun mengatakan bahwa kondisi plasenta yang berada di bawah itu seiring waktu masih bisa bergerak ke atas sebelum persalinan. Ya Moms, dokter menuturkan bahwa kondisi plasenta previa ini lebih rentan terjadi pada wanita yang sempat menjalani operasi caesar.
Perempuan berusia 32 tahun ini, bercerita bahwa pada saat anak pertamanya, Alita Naora Lawi lahir, memang lahir dengan operasi caesar. Ibu hamil yang mengalami plasenta previa rentan mengalami perdarahan, sehingga harus banyak beristirahat.
"Hal yang harus paling dijaga, jangan sampai kecapean, stres yang bisa berakibat pendarahan/kontraksi. Walaupun sedih dan deg-degan ngadepin ini semua, insyaallah dengan banyak istirahat dan selalu berpikiran positif, semoga aku dan bayi di kandungan selalu sehat sampai hari lahiran nanti, aminnn, minta doanya ya semua," tutup Alice Norin.
Berkaca dengan apa yang dialami Alice Norin, plasenta previa yang terjadi saat menjelang persalinan memang berpotensi menutup jalan lahir. Dikutip dari Baby Center, kondisi ini dapat membahayakan ibu hamil karena berisiko menimbulkan perdarahan berulang saat hamil, terutama saat mendekati waktu persalinan.
Selain karena pernah melahirkan secara caesar, ada beberapa penyebab lain yang membuat ibu hamil rentan mengalami plasenta previa, yaitu:
1. Pernah mengalami plasenta previa di kehamilan sebelumnya.
2. Pernah melakukan operasi di rahim.
3. Merokok atau mengonsumsi narkotika, psikotropika, atau zat adiktif.
4. Hamil di usia lebih dari 35 tahun.
Sama halnya dengan Alice Norin, apabila Anda mengalami plasenta previa saat hamil, maka dokter biasanya menyarankan untuk banyak istirahat di rumah. Berhubungan intim dengan suami juga sebaiknya dihindari lantaran dapat memicu terjadinya perdarahan. Jika terjadi perdarahan, sebaiknya segera ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.
Nah, apabila plasenta previa tetap berada di bawah jelang kelahiran, dokter biasanya akan merekomendasikan untuk operasi caesar. Posisi plasenta yang berada di bawah bisa menutupi jalan lahir, sehingga berisiko perdarahan jika dipaksakan melahirkan secara normal.
