Hasil Polling Mingguan kumparanMOM: 78% Ibu Menyusui Pilih Perah ASI Pakai Pompa
ยทwaktu baca 3 menit

Saat sedang tidak bisa menyusui langsung, ibu perlu memerah ASI untuk memastikan produksinya terjaga.Ya Moms, saat ini ada beberapa jenis pompa ASI yang bisa jadi pilihan, mulai dari yang manual hingga elektrik.
Meski begitu, beberapa ibu ada juga yang lebih nyaman memompa ASI dengan tangannya. Bagaimana dengan Anda, Moms?
Hasil polling mingguan kumparanMOM periode Kamis (11/8) hingga Jumat (12/8) di akun Instagram @kumparanMOM menunjukkan, sebanyak 78 persen ibu memilih untuk memerah ASI dengan pompa. Sementara itu, 22 persen ibu lainnya memilih menggunakan tangannya untuk memerah ASI.
Polling yang sama juga dilakukan di WA grup komunitas teman kumparan periode Jumat (12/8) hingga Minggu (14/8). Hasilnya, semua teman kumparan atau 100 persen ibu yang mengikuti polling memilih memerah ASI menggunakan pompa.
Jika berbicara soal memerah ASI, sebenarnya kedua cara tersebut memang bisa dan boleh-boleh saja dilakukan. Semua itu tergantung keputusan dan kenyamanan setiap ibu menyusui. Namun, memang ada kelebihan dan kekurangan di antara keduanya yang perlu menjadi pertimbangan ibu.
Kelebihan dan Kekurangan Memerah ASI Pakai Pompa
Memerah ASI menggunakan pompa kerap menjadi solusi bagi ibu yang merasa kurang nyaman memerah dengan tangannya. Biasanya, pompa ASI juga digunakan oleh ibu bekerja agar bisa melakukannya saat di kantor dengan nyaman. Penggunaan pompa ASI baik manual maupun elektrik sebenarnya sama-sama memudahkan ibu saat memerah.
Pompa manual biasanya dipilih ibu karena harganya cukup terjangkau daripada pompa elektrik. Selain itu, pompa ASI manual juga dianggap lebih mirip isapan mulut bayi sehingga ibu lebih nyaman saat menggunakannya. Kendati demikian, tidak adanya teknologi baterai atau aliran listrik membuat aktivitas memerah ASI bisa memakan waktu lebih lama, Moms.
Sementara itu, pompa elektrik dengan tenaga listriknya dapat membantu ibu menghemat tenaga karena mesin pompa yang melakukan kerja pada payudara saat memerah ASI. Pompa elektrik juga dinilai dapat memerah ASI lebih banyak dengan waktu yang lebih singkat, di mana ibu juga bisa sambil melakukan aktivitas lainnya dengan nyaman. Sayangnya, harga pompa elektrik dengan kualitas yang baik biasanya cukup mahal. Selain itu, komponen pompa elektrik juga rentan rusak, patah dan hilang.
Kelebihan dan Kekurangan Memerah ASI dengan Tangan
Memerah ASI menggunakan tangan sebenarnya sudah tidak cukup populer di masa kini. Namun, cara tradisional ini sebenarnya juga memiliki kelebihan lho, Moms. Menurut dr. Yovita Ananta, SpA, MHSM, IBCLC, dokter spesialis anak dan konsultan menyusui, memerah ASI menggunakan tangan dengan teknik yang tepat bisa sekaligus memberikan pijatan sehat pada payudara.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Nia Umar, yang lebih menyarankan memerah ASI menggunakan tangan karena memiliki beberapa kelebihan seperti berikut ini:
Ibu bisa merasakan sendiri bila payudaranya terdapat gumpalan keras.
Memerah dengan tangan membuat ibu bisa sambil memijat payudara, sehingga produksi ASI bisa meningkat.
Memerah dengan tangan jauh lebih praktis, karena mudah dibersihkan dan tidak mungkin ada sparepart yang rusak ataupun ketinggalan.
Meski begitu, memerah ASI menggunakan tangan tidaklah mudah. Ibu perlu mempelajari dulu teknik memerah ASI dengan tangan yang tepat, terutama untuk menemukan titik atau lokasi terbaik saat menempatkan jari atau tangan untuk memerah ASI dengan maksimal.
Nah, setelah membaca penjelasan ini, cara mana yang akan Anda pilih, Moms?
