Kumparan Logo

Hasil Polling Mingguan kumparanMOM: 82% Ibu Pilih Popok Sekali Pakai untuk Bayi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi menggunakan pospak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi menggunakan pospak. Foto: Shutter Stock

Ada beragam jenis popok yang bisa jadi pilihan untuk bayi yaitu popok sekali pakai (pospak) dan popok kain atau cloth diaper (clodi) yang bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Banyak ibu yang lebih memilih menggunakan pospak karena dirasa lebih praktis, namun ada juga ibu yang memilih menggunakan clodi untuk popok bayi karena bisa menghemat pengeluaran dan lebih ramah lingkungan, misalnya.

Meski begitu, baik pospak maupun clodi sama-sama aman digunakan oleh si kecil, Moms. Berdasarkan hasil polling mingguan kumparanMOM periode Kamis (30/6) hingga Minggu (3/7) di akun Instagram @kumparanMOM, sebanyak 82% ibu memilih pospak untuk bayinya. Sementara itu, 18% ibu lainnya memilih untuk menggunakan clodi.

Hasil polling mingguan kumparanMOM di Instagram. Foto: kumparan

Polling yang sama juga dilakukan di WA grup komunitas teman kumparan. Bagaimana hasilnya? Ya Moms, sebanyak 92% ibu juga memilih untuk menggunakan pospak pada buah hatinya, semantara 8% lainya memilih popok kain.

Melalui polling tersebut, para ibu juga berbagi alasan terkait pilihan popok untuk bayinya seperti berikut ini:

  • Pospak simpel dan aman jika pemaikaiannya tepat.

  • Pospak bisa langsung dibuang, sementara clodi perlu dicuci dulu baru bisa dipakai lagi.

  • Pospak tinggal meninggalkan bau atau noda, kalau clodi terkadang masih ada bau pesing meski sudah dicuci.

Kendati demikian, pospak dan clodi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu menjadi pertimbangan ibu dan ayah saat memilih popok yang cocok untuk si kecil.

Kelebihan dan Kekurangan Pospak untuk Bayi

Ilustrasi popok bayi. Foto: Shutter Stock

Kelebihan

  • Daya serap lebih tinggi, sehingga lebih aman dari kebocoran.

  • Lebih praktis digunakan, karena setelah popok penuh bisa langsung dibuang.

  • Lebih banyak pilihan ukuran untuk anak.

  • Mudah ditemukan, bahkan di minimarket dekat rumah.

Kekurangan

  • Bahan kimia seperti dioxin atau pewarna gel pada popok bisa menyebabkan beberapa bayi alergi.

  • Jika ditarik terlalu keras, popok sekali pakai mudah robek

  • Tidak ramah lingkungan. Popok bayi merupakan salah satu sampah yang sulit terurai, sehingga banyak menumpuk di tempat pembuangan akhir.

  • Lebih sulit untuk mengajarkan anak toilet training, karena daya serap pospak tinggi sehingga membuat anak nyaman untuk buang air di dalamnya.

Kelebihan dan Kekurangan Clodi untuk Bayi

Clodi atau cloth diapers untuk bayi. Foto: Shutterstock

Kelebihan

  • Menghemat pengeluaran, karena popok jenis ini bisa dipakai berulang kali.

  • Tidak perlu khawatir dengan kandungan kimia seperti yang ada pada popok sekali pakai.

  • Ramah lingkungan karena tidak menghasilkan sampah.

  • Lebih mudah mengajarkan anak toilet training karena popok jenis ini punya daya serap yang rendah, sehingga bisa membuat anak tidak nyaman dan akhirnya mau pergi ke toilet untuk buang air.

Kekurangan

  • Tumpukan cucian yang lebih banyak. Anda harus rajin mencuci clodi agar bisa digunakan kembali.

  • Lebih mudah bocor, karena daya serap yang rendah.

  • Jika bepergian, barang bawaan jadi lebih banyak. Sebab, penggunaan clodi dalam sehari tentu lebih banyak dibanding menggunakan popok sekali pakai.

  • Bagi beberapa bayi, penggunaan clodi bisa jadi lebih berisiko menimbulkan ruam popok daripada pospak.

Ya Moms, itulah kelebihan dan kekurangan pospak dan clodi yang perlu Anda ketahui. Namun perlu dipahami juga, cara penggunaan pospak maupun clodi pada bayi itu sama saja. Ibu tetap perlu mengganti popok bayi secara rutin, terutama saat popok mulai basah dan membuat si kecil tidak nyaman. Sebab, penumpukan kotoran dan kelembapan yang terlalu lama bisa menyebabkan iritasi atau ruam popok pada bayi.