Ibu Demam Usai Melahirkan, Kapan Perlu ke Dokter?
ยทwaktu baca 2 menit

Kelelahan setelah melalui proses melahirkan yang berat bisa membuat beberapa ibu mengalami demam tinggi. Kondisi ini disebut dengan demam postpartum dalam dunia medis, di mana suhu tubuh ibu berada di atas 38 derajat celcius selama 24 jam usai persalinan.
Kendati demikian, demam setelah melahirkan merupakan masalah obstetrik umum yang biasanya terjadi secara alami atau karena komplikasi tertentu seperti dijelaskan oleh Dokter Spesialis Kandungan, Dr. Karla S. Sanchez-Banos, MD, di laman Mom Junction.
Namun, kondisi ini mungkin membuat beberapa ibu tidak nyaman pada tubuhnya, sehingga menghambat aktivitasnya untuk merawat si kecil yang baru lahir. Lantas, perlukah ibu ke dokter saat mengalami demam usai bersalin?
Kapan Ibu Perlu ke Dokter saat Alami Demam Usai Melahirkan?
Ibu yang melahirkan secara normal dan caesar sama-sama memiliki kemungkinan untuk mengalami demam usai persalinan. Normalnya, demam akan berlangsung dalam 24 jam setelah melahirkan dan mereda dengan sendirinya. Oleh sebab itu, jika ibu mengalami demam lebih dari 38 derajat celcius selama lebih dari 2 hari, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter, Moms.
Mengutip Cleveland Clinic, ibu juga perlu waspada jika demam disertai beberapa gejala lain seperti kesulitan bernapas, sakit dada, menggigil, nyeri atau bengkak pada bekas operasi, sakit perut, sensasi terbakar saat buang air kecil, pendarahan nifas yang sangat hebat. Hal ini bisa menandakan ibu mengalami infeksi atau komplikasi lain yang perlu mendapatkan penanganan sesegera mungkin.
Pada ibu yang melahirkan normal, demam postpartum sering kali dikaitkan dengan kondisi tubuh yang kehilangan banyak cairan, perubahan hormonal yang tiba-tiba, dan rasa lelah serta lemas setelah mengalami kontraksi sepanjang waktu hingga harus mengejan saat bersalin.
Sementara itu, ibu yang melahirkan melalui operasi caesar sebenarnya berisiko mengalami demam postpartum karena rentan mengalami infeksi. Ada beberapa faktor risiko penyebab demam tinggi pada ibu yang melahirkan caesar seperti, infeksi pada luka operasi, infeksi endometrium (lapisan rahim), pendarahan, hingga pembekuan darah.
