Ibu Hamil Galau Ingin Puasa, Apa yang Perlu Dipertimbangkan?
ยทwaktu baca 3 menit

Beberapa ibu hamil merasa galau karena ingin ikut puasa Ramadhan tahun ini, namun khawatir berdampak pada kehamilannya. Meski menjadi salah satu golongan yang diberikan keringanan untuk menjalankan puasa Ramadhan, beberapa ibu hamil ingin tetap berpuasa penuh. Keinginan ini sah-sah saja kok, Moms.
Ibu hamil tetap boleh berpuasa selama dinyatakan sehat oleh dokter spesialis kandungan. Anda bisa konsultasikan dulu ke dokter untuk memeriksakan diri dan kondisi janin sebelum ingin berpuasa.
"Jika kondisi ibu dan janin dalam keadaan sehat, Anda dapat berpuasa dengan terus memperhatikan asupan nutrisi," kata Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Mayapada Hospital Bogor, dr. Daud Kristianto, Sp.OG, dari laman Mayapada Hospital.
Apa yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil saat Ingin Berpuasa?
Berpuasa saat hamil tidak akan berdampak apa pun pada perkembangan janin, Moms. Selama berat badan normal diikuti gaya hidup sehat, puasa akan lebih mudah dijalani. Menurut dr. Daud, kehamilan trimester kedua adalah waktu yang aman untuk ibu hamil melaksanakan puasa.
Meski begitu, melansir dari Baby Center, beberapa wanita bisa saja mengalami dehidrasi atau kekurangan energi, apalagi ketika berpuasa dalam cuaca yang cukup panas. Berikut hal-hal yang bisa Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk berpuasa:
1. Bicarakan dengan dokter atau bidan
Bicarakan rencana Anda yang ingin puasa saat kondisi hamil pada dokter kandungan atau bidan. Nantinya, dokter atau bidan akan melakukan serangkaian pengecekan sebelum memutuskan ibu hamil boleh berpuasa atau tidak. Jika kemudian diizinkan puasa, konsultasikan kebutuhan nutrisi dan cairan yang diperlukan agar Anda tetap sehat dan perkembangan janin baik.
2. Terapkan pola makan sehat
Hindari konsumsi makanan berkalori tinggi, jus buah, dan minuman manis. Setop asupan kafein sementara untuk mencegah sakit kepala, dan begitu juga hindari makanan asin serta terlalu banyak lemak. Ibu hamil bisa perbanyak makanan berserat dan minum air 2-3 liter per hari untuk menjaga kebutuhan cairan selama puasa.
3. Melakukan aktivitas fisik
Ibu hamil disarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik saat berpuasa. Salat tarawih merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat dilakukan ibu hamil di bulan Ramadhan. Bicarakan kepada suami atau keluarga apabila perlu dibantu untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, agar Anda tidak sampai kelelahan.
4. Pemantauan gula darah
Khusus bagi ibu hamil yang mengidap diabetes Gestasional atau Diabetes Tipe 2 dan hendak berpuasa, sebaiknya melakukan cek gula darah. Waktu yang dianjurkan untuk cek gula darah yakni sebelum berbuka puasa, 1-2 jam setelah berbuka puasa, satu kali pada siang hari, atau kapan saja saat merasa kurang sehat. Namun, bumil dalam kondisi ini disarankan tidak perlu berpuasa, ya.
