Kumparan Logo

Ibu Hamil Perlu Tahu: Kram atau Bercak Ringan Tak Selalu Tanda Keguguran

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi keguguran. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keguguran. Foto: Shutter Stock

Keguguran adalah kehilangan kehamilan secara spontan sebelum minggu ke-20. Meskipun keguguran adalah pengalaman yang sangat emosional dan sulit, penting untuk mengetahui bahwa keguguran jauh lebih umum daripada yang mungkin Anda kira. Dan sering kali, itu bukan karena kesalahan apa pun yang Anda lakukan, Moms.

Ya, banyak wanita mengalami gejala yang membuat mereka khawatir akan keguguran, padahal kehamilan mereka sebenarnya masih berjalan dengan normal. Berikut adalah panduan untuk memahami tanda-tandanya dan kapan Anda harus mencari bantuan medis.

Tanda-Tanda Kemungkinan Keguguran

Gejala keguguran bisa bervariasi pada setiap orang, tetapi tanda yang paling umum meliputi:

  • Pendarahan Vagina

Ini adalah tanda yang paling sering dilaporkan. Pendarahan bisa bervariasi dari bercak ringan (spotting) hingga pendarahan hebat. Warnanya bisa merah terang, merah muda, atau cokelat tua seperti bubuk kopi (darah tua).

  • Kram Perut

Rasa sakit atau kram di area panggul yang terasa lebih kuat daripada kram menstruasi biasa.

  • Nyeri Punggung Bawah

Rasa sakit yang menetap di punggung bawah, mulai dari ringan hingga parah.

  • Keluarnya Jaringan atau Cairan

Keluarnya jaringan berwarna abu-abu atau gumpalan darah besar dari vagina.

  • Penurunan Gejala Kehamilan

Hilangnya sensitivitas payudara atau mual (morning sickness) secara tiba-tiba juga bisa menjadi indikator, meskipun hal ini normal terjadi saat memasuki trimester kedua.=

Ilustrasi wanita muda keguguran. Foto: fizkes/Shutterstock

Kapan Tidak Perlu Panik

Sangat penting untuk diingat bahwa pendarahan tidak selalu berarti keguguran. Beberapa jenis pendarahan ini umumnya tidak terlalu berbahaya, misalnya:

  • Bercak Ringan (Spotting)

Sekitar 20% hingga 30% wanita mengalami pendarahan ringan di awal kehamilan, dan banyak yang terus menjalani kehamilan yang sehat. Ini bisa disebabkan oleh implantasi sel telur atau peningkatan aliran darah ke leher rahim.

  • Kram Ringan

Seiring pertumbuhan rahim, ligamen akan meregang, yang dapat menyebabkan kram ringan atau rasa nyeri tajam yang singkat. Selama tidak disertai pendarahan hebat, ini biasanya normal.

  • Gejala yang Hilang-Timbul

Mual dan kelelahan bisa fluktuatif. Jadi, ketika gejala ini menjadi lebih membaik, berarti tidak ada yang salah dengan kehamilan Anda.

Waspada Gejala Awal Keguguran

Meskipun tidak semua pendarahan berbahaya, Anda tetap harus waspada jika mengalami gejala apa pun yang mengkhawatirkan. Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami:

  1. Pendarahan hebat (membasahi satu pembalut dalam satu jam).

  2. Kram yang sangat menyakitkan atau tak tertahankan.

  3. Demam atau menggigil.

  4. Pusing atau pingsan.

Kebanyakan keguguran dini (di trimester pertama) disebabkan oleh kelainan kromosom pada janin yang sedang berkembang, Moms. Ini adalah peristiwa acak yang tidak dapat dicegah dan bukan disebabkan oleh aktivitas fisik, stres, atau bekerja.

Meski begitu, mendengar kata "keguguran" memang menakutkan, tetapi ingatlah bahwa tubuh ibu sering kali memberikan sinyal untuk menjaga kesehatan.

Jika Anda merasa khawatir, cara terbaik adalah melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) atau tes darah untuk memastikan kondisi kehamilan Anda, ya.