Kumparan Logo

Ibu Menyusui Minum Antibiotik, Aman Atau Tidak?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu Menyusui Minum Antibiotik Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ibu Menyusui Minum Antibiotik Foto: Freepik

Ibu menyusui juga manusia. Ada kalanya, daya tahan ibu turun sehingga mudah terserang penyakit. Tapi jika sakit, sebaiknya ibu menyusui berhati-hati dalam memilih obat agar tidak memengaruhi ASI. Begitu juga dengan konsumsi antibiotik.

Ya Moms, memang tidak semua penyakit atau kondisi medis memerlukan antibiotik. Tetapi jika Anda infeksi telinga, sinus, melakukan prosedur gigi, atau mastitis, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Sehingga Anda mungkin bertanya-tanya apakah antibiotik ini aman dikonsumsi ibu menyusui atau tidak.

kumparan post embed

Penjelasan soal Ibu Menyusui Minum Antibiotik

Ibu Menyusui Minum Antibiotik Foto: Freepik

Dalam kebanyakan kasus, antibiotik aman untuk ibu menyusui dan juga bayinya. Menurut Academy of American Pediatrics (AAP), antibiotik merupakan salah satu obat paling umum yang diresepkan kepada ibu menyusui meski obatnya masuk ke dalam ASI.

“Secara umum, jika antibiotik boleh diberikan langsung kepada bayi prematur atau neonatus (bayi yang berusia kurang dari satu bulan), maka aman juga untuk dikonsumsi ibu selama menyusui,” tambah AAP seperti dikutip dari Healthline Parenthood.

Seperti yang dijelaskan Mayo Clinic, sebagian besar obat yang masuk ke aliran darah Anda juga akan ada di ASI. Namun, jumlah yang berada di ASI biasanya lebih rendah daripada jumlah yang ada dalam darah, dan sebagian besar antibiotik juga tidak menimbulkan risiko bagi kebanyakan bayi.

kumparan post embed

Namun, Mayo Clinic juga mencatat ada beberapa pengecualian, sehingga antibiotik lebih baik dikonsumsi sesuai anjuran dokter, Moms. Jika Anda memang harus meminum antibiotik, berikut antibiotik yang umumnya dianggap aman untuk ibu menyusui:

  • Penisilin, termasuk amoksilin dan ampisilin

  • Sefalosporin, seperti sefaleksin

  • Flukonazol, ini bukan antibiotik tetapi antimikroba umum yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur

Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan antibiotik yang tidak tercantum di atas, pilihan terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan meresepkan obat antibiotik yang aman atau memberi alternatif selain antibiotik.

kumparan post embed