Ibu Menyusui Tidak Boleh Minum Alkohol, Mitos atau Fakta?
ยทwaktu baca 2 menit

Ibu menyusui harus cermat dan bijak memilih berbagai jenis makanan yang hendak dikonsumsi. Sebab, apa-apa yang ibu nikmati juga akan dinikmati bayi melalui ASI.
Tak hanya makanan, ibu juga perlu memilih minuman yang sehat. Misalnya air putih, jus buah dan susu.
Bagaimana dengan alkohol? Bolehkah ibu menyusui minum alkohol? Jawabannya masih diperdebatkan banyak pihak, Moms.
Tapi menurut Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), konsumsi alkohol dalam jumlah yang wajar boleh saja untuk seorang ibu menyusui. Dalam laman resmi AIMI disebut, sama halnya dengan sebagian besar obat-obatan, sedikit sekali alkohol yang masuk ke dalam ASI.
Hal ini juga dijelaskan oleh organisasi nirlaba yang menyelenggarakan advokasi, pendidikan, dan pelatihan terkait menyusui di 89 negara -- La Leche League International (LLLI). Mengutip laman resmi LLLI, efek alkohol pada bayi yang disusui berhubungan langsung dengan jumlah yang dikonsumsi ibu.
Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu dipahami dan jadi pertimbangan ibu menyusui bila hendak mengkonsumsi alkohol.
Berbagai Fakta Seputar Ibu Menyusui, Alkohol, ASI dan Bayi
LLLI melansir, meski mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang wajar dianggap aman saat menyusui, ada beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan dan diwaspadai.
Usia bayi
Bayi baru lahir memiliki hati yang belum matang sehingga akan lebih terpengaruh oleh alkohol, Moms. Hingga sekitar usia 3 bulan, bayi memetabolisme alkohol sekitar setengah dari kecepatan orang dewasa. Sementara bayi yang lebih besar dapat memetabolisme alkohol lebih cepat daripada bayi yang lebih muda.
Berat Badan Ibu
Berat badan berdampak pada seberapa cepat tubuh ibu memetabolisme alkohol. Semakin besar berat badan ibu, semakin cepat metabolisme alkohol dalam tubuhnya.
Jumlah alkohol
Seperti telah disebut sebelumnya, efek alkohol pada bayi sangat ditentukan oleh jumlah alkohol yang dikonsumsi ibu.
Perlu dipahami Moms, kadar alkohol dalam ASI naik dan turun bersama kandungan alkohol dalam darah ibu. Jika alkohol telah hilang dari darah ibu, maka alkohol juga hilang dari ASI. Namun ini berarti, semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan tubuh ibu.
Menurut LLLI, jika ibu minum empat gelas alkohol misalnya, akan dibutuhkan sembilan hingga sepuluh jam agar ASI-nya tidak mengandung alkohol lagi.
