IDAI: Anak Sering Minta Pijat dan Keluhkan Nyeri Dada? Waspadai Jantung Rematik!

30 April 2024 18:56 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi dada anak sakit. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dada anak sakit. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Moms, apakah anak Anda sering minta dipijat padahal aktivitas hariannya biasa-biasa saja? Apakah si kecil juga sering mengeluh sakit atau nyeri pada bagian dada?
ADVERTISEMENT
Jika ya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, Moms. Sebab hal itu bisa jadi tanda anak mengalami penyakit serius. Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Dyahris Koentartiwi, menyebut bisa jadi itu merupakan tanda anak mengalami penyakit yang mengarah pada penyakit jantung reumatik.
"Hati-hati kalau ada anak-anak sering minta dipijat. Soalnya, kadang-kadang itu (terjadi) yang namanya poliartritis migran, atau nyeri sendi yang berpindah-pindah, terutama sendi besar," katanya dalam diskusi penyakit jantung pada anak, dikutip dari Antara.
dr. Dyah mengatakan, keluhan pegal tersebut biasanya terjadi pada lutut, pergelangan tangan, siku, dan kerap disertai dengan nyeri dada. Meski demikian, ia menyebutkan hal tersebut tidak selalu berarti tanda dari penyakit poliartritis migran, sebelum menuju jantung reumatik.
ADVERTISEMENT
"Walaupun tidak semuanya begitu, tapi paling tidak kita bisa sedikit waspada, kalau ada anak yang sudah agak besar, kok mengeluh nyeri dada, kok mengeluh berdebar-debar, sama minta dipijat, terus padahal tidak ada apa-apa, itu mungkin bisa untuk diajak ke dokter umum dulu yang terdekat," ujarnya.
Yang Harus Dilakukan Jika Anak Mengalami Penyakit Jantung Reumatik
Ilustrasi anak sakit. Foto: Shutterstock
Menurut dr. Dyah, anak yang mengalami penyakit jantung reumatik tidak ada pantangan terhadap jenis makanan apa pun. Meski demikian, jika anak di kemudian hari ia mengalami gagal jantung, perlu menghindari makanan rendah garam untuk memulihkan jantungnya.
"Dan kalau dia sudah mengalami penyakit yang berat, kemudian dioperasi, kan nggak boleh makan sayur-sayur hijau, nanti mengganggu penyerapan dari obat," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, anak dengan jantung reumatik hendaknya tidak melakukan olahraga berat, karena biasanya memiliki penyakit poliartritis migran yang membutuhkan waktu istirahat lebih lama untuk memulihkan persendiannya.
"Satu setengah bulan, nggak boleh digerak-gerakkan, istirahat total. Jadi individual ya, mungkin jadi nggak bisa disamakan per pasien. Jadi lebih baik berkonsultasi ke dokter anak jantung masing-masing," ujarnya.