Kumparan Logo

Ikut Mendongeng Bersama Reda Gaudiamo di kumparanMOM Festival Hari Anak 2026

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Reda Gaudiamo membaca buku dengan salah satu anak yang hadir di kumparanMOM Festival Hari Anak. Foto: dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Reda Gaudiamo membaca buku dengan salah satu anak yang hadir di kumparanMOM Festival Hari Anak. Foto: dok. kumparan

Biasanya, anak-anak datang ke sesi dongeng untuk duduk dan mendengarkan cerita. Namun, Reda Gaudiamo menghadirkan pengalaman berbeda dengan mengajak mereka naik ke atas panggung dan ikut menjadi pencerita.

Momen tersebut hadir dalam sesi Didongengin di kumparanMOM Festival Hari Anak 2026 yang digelar di Ex Taman Anggrek, GBK, Jakarta, Sabtu (25/7). Kehadiran penulis sekaligus pengarang tokoh Na Willa itu langsung menarik perhatian anak-anak dan orang tua yang bersantai di area Panggung Bambala.

Dalam kesempatan tersebut, Reda membawakan empat cerita dari buku Na Willa dan Rumah dalam Gang, yaitu “Seperti Pak”, “Teman Teman”, “Gatot”, dan “Bedak”. Cerita-cerita tersebut membawa anak mengikuti berbagai pengalaman sehari-hari melalui sudut pandang Na Willa yang polos dan penuh rasa ingin tahu.

Reda Gaudiamo membacakan buku Na Willa dan Rumah dalam Gang di sesi Didongengin. Foto: dok. kumparan

Reda tidak membawakan ketiga cerita tersebut seorang diri. Ia mengundang beberapa anak untuk naik ke atas panggung dan membaca bersamanya.

Bella, Alesha, dan Rita bergantian membacakan bagian-bagian cerita bersama Reda. Ada yang membaca dengan percaya diri, ada pula yang masih malu-malu saat pertama kali memegang mikrofon. Meski begitu, ketiganya tetap berani menyelesaikan bagian cerita masing-masing.

Keterlibatan anak membuat sesi mendongeng terasa semakin interaktif. Mereka tidak hanya menyimak alur cerita, tetapi juga mendapat kesempatan merasakan langsung pengalaman membaca di depan banyak orang.

Sementara itu, anak-anak yang berada di depan panggung tampak mengikuti cerita dengan khidmat, begitu juga para orang tua. Ada pula yang ikut membaca dari buku yang mereka bawa.

Anak-anak ikut membaca Na Willa dan Rumah dalam Gang saat sesi Didongengin bersama Reda Gaudiamo. Foto: Wina/kumparan

Ya Moms, membacakan cerita dengan intonasi dan ekspresi yang berbeda memang dapat membantu anak lebih mudah mengikuti jalan cerita. Interaksi sederhana, seperti mengajak anak menjawab pertanyaan atau menebak kelanjutan cerita, juga bisa membuat kegiatan membaca terasa lebih hidup.

Di akhir sesi, anak-anak yang telah membantu Reda membacakan cerita mendapatkan hadiah, kesempatan foto bersama, dan penandatanganan buku yang telah mereka bawa. Momen tersebut disambut meriah oleh para peserta yang hadir di area dongeng.

Sesi bersama Reda menunjukkan bahwa kegiatan mendongeng tidak harus berjalan satu arah. Anak dapat dilibatkan sebagai pendengar aktif, diajak berdiskusi, bahkan diberi kesempatan untuk ikut membacakan cerita.

Tiga anak yang ikut berpartisipasi dalam sesi Didongengin bersama Reda Gaudiamo. Foto: dok. kumparan

Pengalaman tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membuat anak semakin dekat dengan buku. Anak juga belajar menyampaikan kata-kata dengan lantang serta membangun keberanian tampil di depan orang lain.

Bagi orang tua, sesi mendongeng juga dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan kegiatan membaca yang lebih interaktif di rumah. Moms, Anda bisa mengajak anak memilih buku favorit, membagi peran antartokoh, atau bergantian membacakan beberapa paragraf, ya.

Reda Gaudiamo akan segera meluncurkan buku Na Willa 4, lho Moms. Jika anak Anda merupakan salah satu penggemar Reda Gaudiamo dan cerita-cerita Na Willa, bisa langsung datang ke toko buku POST Bookshop yang ada di Pasar Santa pada 1 Agustus 2026 mendatang, ya!