Kumparan Logo

Ingin Ajak Anak Lomba Lari? Ini yang Perlu Dipastikan, Moms!

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak olahraga dengan orang tua. Foto: Chayantorn Tongmorn/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak olahraga dengan orang tua. Foto: Chayantorn Tongmorn/Shutterstock

Putri aktris Ririn Ekawati, Yaya, baru saja ikut lomba lari bersama ibu dan juga ayahnya, Ibnu Jamil. Lewat video di unggahan akun Instagram @ibnujamilo, Yaya terlihat sangat semangat mengikuti lomba lari sejauh 5 KM.

Meski memiliki semangat dan antusiasme tinggi, Yaya sempat mengaku lelah dan akhirnya berjalan sebentar untuk minum di tengah lomba. Yaya kemudian lanjut lagi berlari hingga sampai di garis akhir.

Kapan Anak Bisa Ikut Kompetisi Lari?

Kata Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp. A, sebenarnya tidak ada batasan di usia berapa anak bisa ikut lomba lari.

"Aktivitas fisik itu memang sangat penting untuk mendukung perkembangan pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat dan berlari itu adalah gerakan dasar yang alami bagi sebagian besar anak," ujar dr. Aisya kepada kumparanMOM, Senin (12/8).

Menurut dr. Aisya, di usia berapa pun anak terlihat tertarik dan berminat untuk ikut lomba lari, maka orang tua bisa mendukungnya. Sebab, kemauan anak ini termasuk ke dalam minat dan bakat. Di sisi lain, lari adalah olahraga yang aman untuk anak.

Berapa Jarak yang Diperbolehkan untuk Anak Ikut Kompetisi Lari?

Moms, pastikan orang tua melihat kemampuan anak. Sebaiknya si kecil tidak didorong untuk berlari melebihi batas kemampuannya.

Peserta melakukan lompatan saat mengikuti lompat jauh kategori anak pada Dash Fest 2022 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/9/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Orang tua harus bisa melihat seberapa jauh dan cepat anak-anak berlari, serta seberapa sering mereka berlari.

"Tidak masalah mereka hanya berlari berapa puluh meter dan kemudian berjalan kaki atau berhenti. Yang ditekankan adalah kesenangan dan berolahraga, " ujar dr. Aisya.

Anda pun dapat berlari bersama anak-anak. Berlari bersama ini berdampak positif, sebab akan membantu si kecil mengembangkan bentuk lari yang baik. Selain itu, juga membantu mempertahankan semangat anak.

"Untuk anak yang lebih besar misalnya usianya 7 atau 8 tahun tahun ke atas, ini bisa berlatih secara bertahap untuk jarak yang lebih jauh termasuk lari 5 kilometer dan 10 kilometer, " imbuhnya.

Yang Perlu Dipersiapkan Bila Anak Ikut Kompetisi Lari

Sebelum mengajak anak berlari dengan jarak yang lebih jauh, pastikan Anda menyiapkan sepatu yang nyaman untuknya. Ya Moms, sepatu yang nyaman bisa meminimalisir cedera.

Peserta melakukan lemparan saat mengikuti lempar lembing kategori anak pada Dash Fest 2022 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/9/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Selain itu, pastikan juga baju olahraga yang digunakan anak nyaman dan siapkan fisik dan mentalnya.

"Orang tua sebaiknya meluangkan waktu ya untuk jogging bersama anak di sekitar kawasan tempat tinggal atau taman tempat yang aman, " kata dr. Aisya.

Manfaat Lari untuk Anak

Bagi kebanyakan anak, berlari atau jogging adalah hal yang menyenangkan. Aktivitas fisik seperti berlari juga sangat penting untuk mendukung perkembangan anak, seperti:

-Meningkatkan pembelajaran dan memori anak

-Meningkatkan kinerja akademis anak

-Meningkatkan kebugaran fisik

-Menjaga kesehatan mental.

kumparan post embed