Ingin Ganti Kontrasepsi dengan KB Implan? Yuk Pahami Plus Minusnya
ยทwaktu baca 3 menit

Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang belum banyak diminati oleh perempuan di Indonesia. Padahal, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kontrasepsi implan yang dulu terdiri dari enam batang, kini hanya menjadi satu batang saja sehingga lebih efektif mencegah kehamilan dan mudah dipasangkan.
Nah Moms, mungkin Anda masih belum begitu familiar dengan kontrasepsi dengan metode KB implan. Mengutip dari Healthline, sama seperti metode KB lainnya, KB implan bertujuan mencegah terjadinya ovulasi sehingga tidak ada kehamilan. Bentuk KB implan saat ini sangat kecil, yakni seukuran batang korek api yang dimasukkan ke bawah kulit lengan atas.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kurang dari 1 dari 100 orang yang menggunakan implan menjadi hamil. Itu artinya, efektivitasnya sangat tinggi ya, Moms. Termasuk dalam kelompok metode KB jangka panjang bersama IUD, KB implan ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang cenderung pelupa dan kurang disiplin dalam menggunakan metode KB jangka pendek seperti pil dan suntik.
Lantas, apa sih kelebihan dan kekurangan dari penggunaan KB implan sebagai kontrasepsi mencegah kehamilan? Yuk simak penjelasannya berikut!
Kelebihan dan Kekurangan Kontrasepsi KB Implan
Berikut adalah beberapa kelebihan KB susuk atau implan yang perlu Anda ketahui:
Efektivitasnya tinggi hingga 99 persen dalam tujuh hari setelah pemasangan implan
Metode kontrasepsi jangka panjang yang sangat murah tapi manfaatnya sebanding dengan alat kontrasepsi dalam rahim
Efektivitas KB ini bisa mencapai tiga tahun tanpa intervensi lebih lanjut
Mudah dihilangkan dan bisa diambil kapan saja sehingga memungkinkan kehamilan terjadi secara alami
Efektif untuk yang sering lupa jadwal konsultasi KB
Pengembalian tingkat kesuburan lebih cepat setelah pencabutan
Nyaman untuk digunakan dan tidak perlu persiapan apa pun
Mengurangi risiko penyakit radang panggul
Aman digunakan saat menyusui
Memberi perlindungan terhadap kanker endometrium
Sementara itu, berikut adalah kekurangan KB implan yang mungkin bisa jadi pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk memakainya:
Tidak dapat mencegah terjadinya penyakit menular seksual
Memerlukan prosedur kecil untuk memasang dan melepasnya
Implan harus dikeluarkan setelah tiga tahun
Meskipun jarang, implan dapat berpindah tempat dari tempat penyisipan semula
Bagi Anda yang tertarik memasang KB implan, bisa terlebih dahulu ditanyakan pada fasilitas kesehatan terdekat di rumah. Sebab, tidak semua orang cocok menggunakan KB jenis ini.
Begitu juga beberapa wanita tidak boleh menggunakan KB jenis ini, seperti memiliki riwayat pembekuan darah, serangan jantung, hingga alergi dengan bahan implan. Maka dari itu, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan ingin pakai KB yang mana ya, Moms.
