Ini Kenapa Stimulasi Payudara Penting Sebelum Bercinta

Meski tak selalu diungkapkan secara terbuka kepada suami, banyak wanita yang menginginkan durasi foreplay lebih lama sebelum bercinta. Ini wajar, sebab tubuh perempuan butuh setidaknya 20 menit persiapan untuk penetrasi seksual. Nah, dari 20 menit itu, ternyata paling baik bila diisi dengan stimulasi payudara, Moms!
Menurut Kim Anami, praktisi profesional hubungan seksual, tiap pasangan sebaiknya menghabiskan 15 menit khusus untuk stimulasi payudara.
“Bagi sebagian besar pasangan, foreplay dilakukan sambil lalu, dilakukan sangat cepat, dan tak terpola. Ada sentuhan puting, stimulasi pada labia, atau paha bagian dalam sekenanya saja. Padahal sebaiknya Anda menghabiskan 15 menit sendiri untuk menstimulasi payudara,” papar Kim, dilansir Pop Sugar.
Kenapa stimulasi payudara sangat penting dilakukan sebelum bercinta? Adakah kaitannya dengan kepuasan kedua pihak?

Dilansir Psychology Today, tubuh perempuan punya respons seksual yang kompleks. Namun ditemukan ada tiga peta sensorik pada otak yang merespon ketika ada sentuhan pada klitoris, vagina, dan rahim.
Menariknya, semua peta sensorik itu juga merespons ketika ada stimulasi puting. Artinya, payudara memiliki fungsi ganda sebagai organ seksual sesungguhnya, selain untuk menyusui bayi. Payudara tak hanya menjadi stimulus visual bagi laki-laki, namun juga kunci dari kepuasan perempuan.
Menurut buku Human Sexual Response yang ditulis Masters dan Johnson, dilaporkan bahwa volume payudara bertambah selama stimulus seksual disertai dengan perubahan pada areola dan ereksi puting.

Levin R. dan Meston C. juga meneliti tentang peran stimulasi payudara dalam gairah seks, yang dipublikasi di Journal of Sexual Medicine. Mereka meminta 301 subjek (148 laki-laki, 153 perempuan) yang aktif secara seksual untuk mengisi kuesioner.
Disimpulkan bahwa 82 persen perempuan merasa stimulasi pada payudara mereka meningkatkan gairah seks. Bahkan 59 persen perempuan meminta payudaranya “dimainkan” dalam sesi bercinta.
Lantas, bagaimana bagi laki-laki? Ternyata hanya 52 persen laki-laki yang merasa stimulasi payudara meningkatkan gairah seks mereka. Sekitar 17 persen laki-laki meminta pasangannya melakukan stimulasi puting.
Artinya tak hanya perempuan yang bergairah dengan stimulasi payudara, namun juga laki-laki. Meski tak sebanyak perempuan. Jadi tak ada salahnya kan meluangkan lebih banyak waktu untuk foreplay dan stimulasi payudara?
