Istilah MPASI: Prohe, Apa Artinya?
·waktu baca 2 menit

Pemberian nutrisi yang tepat sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Ya, apalagi jika si kecil sudah makan makanan pendamping ASI atau MPASI. Maka, Anda harus lebih teliti lagi soal gizi di makanannya, Moms.
Protein adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan bayi. Sebab, protein dapat membangun dan memperbaiki semua jaringan dalam tubuh, termasuk otot dan organ. Protein juga terdiri dari enzim yang membuat reaksi kimia di dalam tubuh dan hemoglobin yang membawa oksigen dalam darah.
Tanpa protein, tubuh akan gagal tumbuh dengan baik, kehilangan massa otot dan mengalami masalah pada sistem imun, jantung, dan sistem pernapasan. Berbicara soal protein, apakah Anda pernah mendengar istilah prohe, Moms?
Istilah MPASI Prohe
Prohe artinya adalah protein hewani, Moms. Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), protein hewani sudah boleh diberikan sejak bayi memulai MPASI di usia 6 bulan. Bagi bayi usia 6 hingga 12 bulan, mereka membutuhkan 8,8 gram protein setiap hari. Sementara usia 1 hingga 3 tahun, membutuhkan 13 gram protein.
Protein hewani ini banyak jenisnya, salah satunya adalah telur yang mengandung banyak nutrisi yang mendukung perkembangan otak, seperti kolesterol, lemak, kolin, protein, dan seng pada bayi.
Kemudian seperti dikutip dari Sacred Cow, daging dan lemak dari protein hewani dapat memberikan nutrisi yang mendukung perkembangan otak bayi. Nutrisi seperti vitamin B12, zat besi, dan seng dalam daging, semuanya sangat mudah diserap, Moms.
Selain itu, protein hewani juga dapat diberikan dari beberapa jenis makanan seperti ikan, ayam, hingga seafood. Semuanya mengandung banyak nutrisi baik yang membantu tumbuh kembang si kecil. Jadi, jangan lupa untuk menambahkan prohe ke setiap makanan bayi ya, Moms.
