Istilah Parenting: HALTSS pada Anak, Apa Maksudnya?
·waktu baca 2 menit

Ada banyak tingkah laku anak yang bisa saja membuat orang tua bertanya-tanya. Misalnya saja soal emosi anak yang kerap tidak stabil di waktu tertentu.
Ya Moms, orang tua tampaknya juga perlu paham soal istilah HALTSS yang kerap terjadi pada anak-anak. Lantas, apa maksudnya, ya?
Penjelasan soal Istilah HALTSS yang Bisa Terjadi pada Anak
HALTSS adalah singkatan dari hungry (lapar), angry (marah), lonely (kesepian), tired (lelah), stress (stres), dan sick (sakit). HALTSS merupakan fase perubahan suasana hati yang kerap terjadi pada anak-anak usia tiga tahun. Hal ini dijelaskan oleh dokter anak, Justin Coulson, PhD seperti dikutip dari Happy Families.
HALTSS sering kali menjadi fase yang menyulitkan bagi beberapa orang tua. Sebab, saat anak mengalami salah satu kondisi dari HALTSS, si kecil juga mengalami perubahan emosional yang signifikan hingga sulit untuk ditenangkan.
Meski begitu, perlu dipahami bahwa kondisi tersebut merupakan fase normal dari bagian tumbuh kembang anak. Dr. Justin menyarankan agar orang tua tidak menerapkan batasan atau aturan ketika emosi anak sedang tidak stabil. Sebaliknya, orang tua perlu mencari cara untuk membuat anak tenang, kemudian ajari si kecil untuk mengelola emosinya lebih baik lagi.
Ya Moms, Anda tak perlu memarahi si kecil bila ia sedang merengek karena lapar, kesepian ataupun stres. Cukup berikan anak pelukan, sambil mengusap-usap tubuhnya agar ia lebih tenang.
