Istri Ingin Segera Punya Anak tapi Suami Belum, Bagaimana Solusinya?

10 Juli 2022 16:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Istri Ingin Segera Punya Anak tapi Suami Belum, Bagaimana Solusinya?. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Istri Ingin Segera Punya Anak tapi Suami Belum, Bagaimana Solusinya?. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Setelah menikah beberapa pasangan mungkin sepakat untuk langsung memiliki anak. Meski begitu, terkadang bisa saja muncul perbedaan pendapat antara suami istri tentang waktu memiliki anak.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, istri mungkin saja sudah ingin memiliki anak, namun ternyata suami belum siap. Bila kondisi ini terjadi, apa yang perlu dilakukan dan bagaimana cara menemukan solusi yang tepat?

Cara Berkomunikasi ke Suami Bila Istri Sudah Siap Punya Anak

Moms, keputusan untuk memiliki anak harus didiskusikan dan diputuskan bersama suami istri. Menurut Terapis Pernikahan dan Keluarga Alison LaSov, hal terpenting yang bisa dilakukan adalah menciptakan komunikasi yang terbuka. Pembicaraan bisa dimulai dengan kenapa kini Anda sudah siap memiliki anak hingga hal-hal apa saja yang masih meragukan menurut suami.
Cara Berkomunikasi ke Suami Bila Istri Sudah Siap Punya Anak. Foto: Kmpzzz/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Berkomunikasi ke Suami Bila Istri Sudah Siap Punya Anak. Foto: Kmpzzz/shutterstock
"Tujuannya di sini adalah untuk belajar memahami, bukan langsung mengubah pikiran. Anda mungkin ingin bertanya apakah keraguan ini didasarkan faktor keuangan, waktu yang belum tepat atau hal lainnya. Penting dicatat bahwa beberapa pasangan sempat merasa ragu, tetapi setelah bersepakat mereka pun mulai menyiapkan diri sebagai orang tua," ujar LaSov dikutip dari Romper.
ADVERTISEMENT
Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kenapa kini Anda mulai menginginkan punya bayi. Tanyakan kepada diri sendiri, apakah keinginan ini berasal dari keinginan pribadi atau hanya karena melihat teman dan saudara yang tampak bahagia dengan keluarga kecilnya.
"Percakapan dapat dimulai dengan menyatakan kenapa memiliki anak penting bagi Anda, dan apa pengaruhnya jika tidak memilikinya. Ini juga dapat mencakup alasan kenapa Anda sudah yakin siap, dan mengapa suami justru sebaliknya," kata Terapis Pernikahan dan Keluarga, Phebe Brako-Owusu, LMFT.
Jika ingin meyakinkan suami, Brako-Owusu menyarankan Anda bisa menunjukkan komitmen kuat bahwa kini Anda siap menjadi seorang ibu. Tapi, Anda pun tetap harus terbuka dengan kemungkinan suami merasa belum siap menjadi seorang ayah pada situasi saat ini. Dengan berbagai alasan yang ada, merencanakan punya anak memang perlu kesiapan bersama suami dan istri, baik dari dari segi mental, fisik dan keuangan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020