Kumparan Logo

Jogging Sambil Mendorong Stroller, Bahaya atau Tidak?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu olahraga sambil membawa stroller. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu olahraga sambil membawa stroller. Foto: Shutterstock

Banyak cara bagi orang tua untuk bisa berolahraga sambil mengasuh anak. Di media sosial, beberapa pengguna membagikan momen mereka jogging dan bahkan lari sambil membawa bayi atau anak balita mereka yang berada di dalam stroller.

Di sisi lain, ada pendapat yang mengkhawatirkan cara berolahraga yang satu ini. Karena khawatir Anda tidak bisa menjaga keseimbangan saat berlari sambil mendorong stroller, hingga khawatir dapat memengaruhi kesehatan sendi.

embed from external kumparan

Tetapi, justru studi terbaru dari Penn State Berks mengungkap berlari dengan stroller justru dapat mengurangi risiko cedera, lho!

Motherly melansir, studi yang dipublikasikan di Penn State Berks meneliti 38 pelari sehat, pria dan wanita, yang berlari dengan dan tanpa kereta dorong, sementara para peneliti mengukur gaya langkah.

Yang mengejutkan, mereka yang berlari dengan stroller mengurangi dampak cedera secara vertikal sebesar 8 hingga 17 persen.

"Saat berlari sambil membawa kereta dorong, kita mengurangi berat badan secara vertikal, karena kita meletakkan tangan di setang dan sedikit mencondongkan tubuh ke arahnya. Hal ini memungkinkan sebagian berat badan kita bergeser dan melewati kereta dorong, alih-alih dengan kaki kita," tutur insinyur biomedis dan penulis utama, Alliso Altman-Singles, kepada Newsweek.

Dampak vertikal yang lebih rendah dapat membantu mengurangi cedera umum saat berlari seperti nyeri lutut, fraktur stres, dan plantar fasciitis (nyeri tajam di telapak kaki), terutama relevan bagi ibu pascapersalinan yang ingin kembali berolahraga.

Ilustrasi ibu olahraga sambil membawa stroller. Foto: Shutterstock

Penelitian tersebut juga mencatat adanya pertukaran biomekanik: memegang stroller membatasi rotasi alami tubuh bagian atas, meningkatkan gaya torsi, atau terpelintir di bawah kaki. Namun, beban torsi tidak terlalu terkait dengan risiko cedera, dibandingkan benturan yang terjadi secara vertikal.

Tips Aman Berolahraga Sambil Membawa Stroller

Meski terdengar aman, tetapi jogging sambil membawa stroller juga memerlukan teknik dan perlengkapan yang tepat, Moms. Maka, Altman-Singles merekomendasikan beberapa tips berikut ini:

  • Pilihlah jalur lari yang datar dan halus untuk meminimalkan puntir atau terpelintir.

  • Gunakan stroller yang memang dirancang dengan stang, sehingga dapat disesuaikan dengan postur tubuh Anda.

  • Hindari membawa stroller dengan barang bawaan yang terlalu banyak. Karena beban yang terlalu banyak meningkatkan resistensi dan beban, hingga berisiko menimbulkan cedera.

Lebih lanjut, jogging sambil membawa stroller juga bisa membantu ibu pascapersalinan seperti menjalani terapi fisik. Ketika Anda memposisikan diri mendorong stroller, maka juga sekaligus dapat melatih otot inti dan tubuh bagian atas. Sehingga, tubuh akan kembali merasa rileks dan mengurangi stres setelah melahirkan.

Jadi, tidak hanya memberi latihan di seluruh tubuh agar lebih bugar, tetapi juga bisa tetap dekat di dekat bayi.