Kumparan Logo

Kaki Anak Tampak Pincang, Kapan Perlu Diwaspadai?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kaki anak pincang. Foto: JGA/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaki anak pincang. Foto: JGA/Shutterstock

Kaki pincang adalah salah satu masalah kaki yang cukup umum terjadi pada usia kanak-kanak. Pasalnya, anak-anak cenderung bergerak aktif dan melakukan aktivitas yang disukainya, mulai dari berlari, melompat, hingga menendang bola. Itulah sebabnya, mereka bisa mempunyai risiko terjatuh, hingga membuat kakinya pincang.

Dikutip dari Mom Junction, kaki pincang juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi tertentu, seperti cedera fisik, peradangan di sendi panggul, atau infeksi bakteri yang mempengaruhi panggul dan lutut anak. Oleh karena itu, anak dengan kondisi tersebut biasanya merasakan beberapa gejala lain, seperti nyeri di paha, lutut, selangkangan, dan kaki saat berjalan.

Tak hanya itu, bila kaki anak pincang, aktivitas sehari-harinya pun akan terbatas. Sebab biasanya mereka akan kesulitan berjalan, sering terjatuh, kurang keseimbangan saat berjalan, dan tidak mampu untuk duduk terlalu lama. Lantas, kapan sebaiknya orang tua berkonsultasi dengan dokter bila mengalami kaki pincang?

kumparan post embed

Kapan Perlu Waspada Bila Kaki Anak Pincang?

Ilustrasi kaki anak pincang. Foto: SrideeStudio/Shutterstock

Moms, sebenarnya kaki pincang tidak memerlukan perawatan khusus dari dokter, asalkan pertolongan pertama dilakukan dengan tepat. Ya, bila kaki pincang disebabkan oleh cedera fisik, Anda bisa mengompres kaki anak menggunakan es batu yang dibaluti kain dan melakukan terapi fisik untuk kembali melatih keseimbangan anak. Selain itu, kurangi aktivitas yang melibatkan kedua kaki agar gejala tidak semakin buruk.

Namun bila disebabkan oleh faktor lain, tampaknya Anda perlu lebih waspada. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari dan perawatan yang tepat untuk dilakukan. Biasanya, dokter akan meresepkan obat antibiotik bila disebabkan oleh infeksi dan peradangan. Tetapi, kondisi ini tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan pembedahan jika dipengaruhi oleh tulang atau otot-otot di kaki.

Ilustrasi anak sakit perut bagian bawah. Foto: Shutterstock

Selain itu, beberapa komplikasi kaki pincang pada anak yang perlu penanganan dokter meliputi:

  • Muncul rasa sakit tiba-tiba di panggul, paha, atau lutut.

  • Kesulitan saat mengangkat badan dan kaki.

  • Terjadi perubahan bentuk kaki.

  • Timbul nyeri di perut bagian bawah.

  • Merasa tidak enak badan, demam, dan menggigil.

  • Gejala semakin memburuk di kemudian hari.

kumparan post embed