Kumparan Logo

Kapan Bisa Merasakan Gejala Kehamilan Setelah Berhubungan Intim?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapan Bisa Merasakan Gejala Kehamilan Setelah Berhubungan Intim? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Kapan Bisa Merasakan Gejala Kehamilan Setelah Berhubungan Intim? Foto: Shutterstock

Seberapa cepat Anda dapat merasakan gejala kehamilan setelah berhubungan seks? Bisa jadi itu merupakan pertanyaan yang saat ini mampir di benak Anda.

Dikutip dari Parents, saat mencoba untuk hamil, sering kali Anda dan pasangan akan mengaitkan banyak hal sebagai gejala kehamilan. Padahal biasanya tanda kehamilan baru muncul setelah periode menstruasi terlewat.

Hal-hal yang terjadi setelah berhubungan intim, seperti bercak, keluar cairan, rasa lelah atau mual, biasanya tidak berhubungan dengan kehamilan.

Kapan Gejala Awal Kehamilan Dimulai?

Selain terlambat haid, gejala awal kehamilan cenderung muncul sekitar minggu kelima atau keenam. Seperti nyeri payudara, kelelahan, sering buang air kecil, dan mual. Sebuah penelitian menemukan bahwa 72% orang mendeteksi kehamilannya pada minggu keenam setelah periode menstruasi terakhirnya.

Ilustrasi Tanda Hamil Foto: Shutter Stock

Kenapa gejala kehamilan tidak bisa dirasakan lebih dini?

Untuk membentuk kehamilan, sperma membuahi sel telur di saluran reproduksi. Kemudian telur yang telah dibuahi ditanamkan ke dalam lapisan rahim.

Implantasi tidak terjadi selama enam hingga 12 hari setelah pembuahan. Sehingga tubuh memerlukan beberapa waktu untuk hamil setelah berhubungan intim. Implantasi merupakan tahap di mana embrio menempel dan melekat pada dinding rahim.

Beberapa orang memperhatikan tanda-tanda implantasi seperti kram dan flek. Gejala-gejala ini mungkin terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim Anda, namun sulit untuk mengetahui apakah Anda benar-benar sudah mengalami hal tersebut.

Pendarahan implantasi akan berwarna merah muda hingga cokelat, tidak mengandung gumpalan, dan alirannya lebih ringan dibandingkan menstruasi.

Kenapa Ada Ibu yang Merasakan Gejala Hamil Setelah Berhubungan Seks?

Ilustrasi hubungan suami istri berhubungan intim dan memiliki keturunan Foto: Shutterstick

Mengalami beberapa gejala fisik saat Anda memasuki masa 'penantian dua minggu' merupakan hal yang lumrah. Dua pekan awal ini periode waktu antara ovulasi dan perkiraan menstruasi. Gejala-gejala ini bisa meliputi:

- Nyeri payudara

- Kembung

- Sering buang air kecil

- Sakit kepala

- Perubahan suasana hati

- Mual dan perubahan nafsu makan

Meskipun hal tersebut merupakan gejala kehamilan, namun mungkin juga disebabkan oleh fluktuasi hormon akibat siklus menstruasi Anda. Peristiwa lain dalam hidup Anda juga dapat menyebabkan gejala kehamilan muncul. Terlebih lagi, beberapa orang mengalami gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang mungkin menyerupai gejala kehamilan.

Ilustrasi wanita sulit hamil. Foto: Shutterstock

Waktu untuk Melakukan Tes Kehamilan

Tes kehamilan adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak. Untuk hasil yang paling akurat, sebaiknya tunggu sampai Anda terlambat menstruasi.

Pada masa tersebut, tubuh Anda akan memproduksi cukup human chorionic gonadotropin (hormon kehamilan yang dikenal sebagai hCG) untuk memicu hasil yang positif.

Jika Anda mengira Anda hamil tetapi hasil tesnya negatif, tunggu beberapa hari dan coba lagi. Anda juga dapat rumah sakit untuk melakukan tes kehamilan (beta HCG kuantitatif) ya, Moms.

kumparan post embed