Kumparan Logo

Kata Ahli: Cara Menghadapi Pasangan yang Selingkuh

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara menghadapi pasangan yang selingkuh. Foto: Dragon Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara menghadapi pasangan yang selingkuh. Foto: Dragon Images/Shutterstock

Kehidupan pasangan suami istri dalam berumah tangga selalu naik dan turun. Sering kali timbul kecemburuan dari satu pihak karena sebuah kecurigaan yang tidak dikomunikasikan dengan baik. Alhasil, kondisi ini menimbulkan malapetaka dalam rumah tangga mereka.

Hal ini pula yang terjadi pada pasangan suami istri yang tinggal di Perumahan Ciledug Indah 2, Tangerang, G (28) dan B (30). Karena dipicu rasa cemburu pada istrinya yang diduga selingkuh, G tega menikam B hingga meninggal dunia pada Selasa (13/9).

Ya Moms, perselingkuhan memang bukan tindakan yang dibenarkan, namun tentu saja ada jalan yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah antara suami istri bukan dengan saling melukai. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan jika menemukan pasangan selingkuh?

Kata Psikolog soal Cara Memperbaiki Hubungan Jika Pasangan Selingkuh

Cara memperbaiki hubungan jika pasangan selingkuh. Foto: Dragon Images/Shutterstock

Perselingkuhan merupakan hal buruk di dalam sebuah hubungan yang dapat melukai salah satu ataupun kedua pihak. Menurut Psikolog Pernikahan dan Keluarga, Amanda D. Mahoney, luka akibat perselingkuhan tidak mudah untuk disembuhkan, namun, pasangan yang berhasil memperbaiki hubungannya setelah masa sulit adalah karena mereka memiliki kesamaan utama untuk mencari solusi bersama.

“Ada kemauan untuk memproses gejala potensial yang mungkin menyebabkan perselingkuhan, alih-alih hanya fokus pada tindakan perselingkuhan yang dilakukan pasangannya,” jelas Amanda seperti dikutip dari NBC.

Cara ini bukan berarti membenarkan tindakan perselingkuhan, melainkan untuk menggali informasi secara jujur dari pasangan tentang apa yang membuat hubungan mereka tidak berhasil tanpa saling menghakimi. Tanpa mengesampingkan kesalahan pasangan, cara ini mungkin bisa membantu memperbaiki atau bahkan memperkuat hubungan Anda.

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Kmpzzz/shutterstock

Beberapa faktor pendorong perselingkuhan yang umum terjadi pada pasangan seperti, kebutuhan mendasar yang tidak terpenuhi di dalam hubungan, komunikasi yang buruk, kesulitan untuk bonding, hingga kehilangan kepercayaan. Semua faktor ini hanya bisa diperbaiki ketika pasangan memiliki visi misi yang sama untuk menjadi lebih baik di dalam hubungannya.

“Jika Anda dan pasangan mempunyai satu pikiran yang sama dan ingin menyelesaikan permasalahan karena ingin tetap bersama, saling intropeksi soal kualitas hubungan menjadi hal penting untuk meningkatkan relasi,” lanjut Amanda.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Konsultan Pernikahan, Jen Elmquist yang mengatakan, satu-satunya cara untuk membangun kembali kepercayaan dan relasi adalah dengan menjelaskan secara jujur tentang alasan seseorang berselingkuh. Sehingga, jika pasangan dihadapkan pada situasi yang sama di masa depan, mereka bisa memilih jalan yang berbeda alih-alih berselingkuh.

Selain itu, faktor penyesalan dari pasangan yang selingkuh juga penting jika benar-benar ingin memperbaiki hubungan. Sebaliknya, jika penyesalan itu tidak ada, maka risiko untuk memperbaiki hubungan minim berhasil dan perselingkuhan mungkin bisa terjadi lagi.

“Perlu ada tingkatan penyesalan yang memadai. Penyesalan yang mendalam atas apa yang terjadi akan membantu Anda bisa kembali bersama-sama memulai kehidupan dari awal,” pungkas Jen.

kumparan post embed