Kenali Gejala Tortikolis yang Sebabkan Kepala Bayi Miring ke Satu Sisi
·waktu baca 2 menit

Pernahkah memperhatikan kepala bayi Anda miring ke satu sisi atau hanya suka melihat ke satu arah saja? Jika hanya terjadi beberapa kali, mungkin bukan suatu masalah. Tapi bagaimana jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama hingga beberapa minggu bahkan beberapa bulan? Mungkin Anda jadi khawatir.
Nah Moms, dalam dunia medis, kondisi itu disebut tortikolis. Yakni kondisi ketika salah satu otot leher mengalami ketegangan sehingga menjadi lebih pendek dan menyebabkan kepala miring ke satu sisi.
Kondisi bayi yang seperti ini harus segera diatasi karena dapat menyebabkan bayi mengalami keterlambatan dalam proses tumbuh kembangnya, terutama dalam hal perkembangan motoriknya.
Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Abdussalam, Sp.A mengungkapkan, tortikolis umum dialami oleh bayi. Serta bisa terjadi tiga dari 100 bayi.
Jenis Tortikolis pada Bayi
Tortikolis dibagi menjadi dua, yaitu tortikolis bawaan dan tortikolis yang didapat. Tortikolis bawaan bisa terjadi sejak janin atau saat masih di dalam kandungan.
‘’Kondisi ini biasanya akan terlihat setelah bayi berusia beberapa minggu. Terutama saat bayi sudah memiliki kemampuan menggerakkan kepalanya,’’ kata Dokter Reza saat dihubungi kumparanMOM.
Sementara tortikolis yang didapat, yaitu dialami saat masa tumbuh kembang, terutama pada saat usia 4 sampai 6 bulan.
Penyebab Tortikolis pada Bayi
Dokter Reza menjelaskan, untuk tortikolis bawaan umumnya disebabkan oleh gangguan posisi janin di dalam rahim, pertumbuhan otot sternokleidomastoideus yang abnormal, terjadi hematom, dan fibrosis di sekitar leher.
‘’Sedangkan tortikolis yang didapat biasanya terjadi akibat infeksi ataupun cedera,’’ ujarnya.
Pada bayi tortikolis bisa ditandai dengan gejala seperti:
-Pergerakan leher dan kepala bayi terbatas,
-Salah satu pundak bayi terlihat lebih tinggi,
-Pembengkakan pada otot leher bayi,
-Wajah bayi terlihat tidak simetris,
-Ujung kepala bayi terlihat miring ke satu sisi,
-Serta dagu miring ke sisi lainnya.
Pengobatan Tortikolis pada Bayi
Tujuan utama pengobatan tortikolis yaitu untuk meredakan penegangan di leher agar kepala bayi bisa kembali ke posisi normal.
Untuk terapi mandiri di rumah, orang tua perlu rutin melakukan posisi tummy time pada si kecil. Atau bisa dilakukan terapi fisik yakni mendatangi dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.
‘’Ataupun bisa juga fisioterapi dan jika memang kondisi parah bisa ditangani dengan prosedur operasi,’’ pungkas Dokter Reza.
