Kumparan Logo

Kenapa Bayi Suka Melihat ke Atas? Ini Penjelasannya, Moms

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi pakai sarung tangan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi pakai sarung tangan. Foto: Shutterstock

Moms, pernah nggak si kecil tiba-tiba menatap lama ke langit-langit, lampu, atau sudut ruangan? Kadang, momen itu bikin kita bertanya-tanya kenapa bayi suka melihat ke atas? Apakah itu tanda bayi melihat sesuatu yang tak kasat mata, atau justru ada kaitannya dengan tumbuh kembangnya?

Sebagai orang tua, sangat wajar jika kita jadi penasaran bahkan sedikit khawatir. Apalagi jika si kecil melakukannya cukup sering dan terlihat serius.

Tapi tenang, Moms, menurut BBC Tiny Happy People, kebiasaan bayi menatap ke atas ternyata adalah hal yang normal dan sangat wajar pada tahap perkembangan mereka. Justru, dari kebiasaan sederhana ini, bayi sedang belajar banyak hal tentang dunia di sekitarnya.

Beberapa Alasan Kenapa Bayi Suka Melihat ke Atas antara lain:

Ilustrasi pijat wajah bayi. Foto: StockerThings/Shutterstock
  1. Penglihatan Bayi Masih Berkembang

    Bayi baru lahir sangat tertarik pada bentuk sederhana, cahaya, dan kontras. Objek di atas kepala seperti lampu atau pola di langit-langit terlihat lebih jelas dibanding benda di sekitarnya.

  2. Latihan Fokus dan Koordinasi Mata

    Saat menatap ke atas, bayi sedang melatih kemampuan mata untuk fokus, mengikuti objek, dan menggerakkan bola mata. Ini penting untuk perkembangan motorik visual mereka.

  3. Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

    Dunia bayi penuh hal baru, termasuk sudut ruangan atau benda yang jarang kita perhatikan. Bagi mereka, menatap ke atas bisa jadi cara eksplorasi lingkungan sekitar.

  4. Tanda Otak Sedang Bekerja

    Saat menatap sesuatu dengan penuh perhatian, otak bayi sebenarnya sedang memproses banyak informasi. Jadi jangan heran kalau si kecil tampak serius melihat sesuatu di atasnya.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Jika si kecil sedang asyik menatap ke atas, Anda bisa ikut menjadikannya momen belajar:

  • Ajak ngobrol: ceritakan apa yang dilihat bayi, misalnya “Itu lampu ya, dek?” agar stimulasi bahasa ikut berjalan.

  • Berikan visual menarik: gantung mainan berwarna kontras atau mobile di atas tempat tidur bayi.

  • Gunakan cahaya lembut: lampu dengan intensitas aman bisa jadi objek menarik bagi bayi tanpa membuat matanya silau.