Kumparan Logo

Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala? Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala? Foto: Freepik

Bayi menggelengkan kepala bisa menjadi tonggak perkembangan normal yang berkaitan dengan refleks dan keterampilan motorik. Namun ada beberapa jenis gelengan kepala yang menandakan adanya masalah, Moms.

Itulah kenapa orang tua perlu memahami, kapan bayi menggelengkan kepalanya sebagai hal normal, atau kapan bayi menggelengkan kepala karena adanya gangguan neurologis. Berikut penjelasan selengkapnya.

kumparan post embed

Alasan Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala

Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala? Foto: Freepik

Pada usia sekitar 2 bulan, kebanyakan bayi sudah bisa menoleh ke arah suara. Lalu seiring bertambahnya usia, bayi mulai bisa mengendalikan kepala dan dapat dengan mudah mengangkat dan menggerakkan kepala mereka.

Biasanya, bayi mulai bisa menggelengkan kepala saat sudah bisa mengendalikan dan mengangkat kepalanya. Salah satu alasan mengapa mereka menggelengkan kepalanya, bisa jadi karena bayi menguasai keterampilan baru dan sedang melatihnya, Moms.

Menurut Medical News Today, bayi menggelengkan kepala juga berupa tanda bahwa dia sudah sangat mahir mengendalikan kepalanya dan ini merupakan perubahan besar. Jadi si kecil bereksperimen, mencoba memutar kepalanya dari sisi ke sisi.

kumparan post embed

Namun bisa juga bayi menggelengkan kepala karena tertarik pada suara yang menurutnya menarik atau familiar. Bagi bayi berusia 6 bulan, menggelengkan kepala merupakan salah satu tanda bahwa dia mencoba untuk berkomunikasi.

Jika si kecil terlihat menggelengkan kepala di waktu menjelang tidur, berarti sedang menenangkan dirinya. Ini tidak berbahaya karena sangat membantu meredakan cemas yang dirasakan bayi.

Hal yang Harus Diwaspadai saat Bayi Menggelengkan Kepala

Kenapa Bayi Suka Menggelengkan Kepala? Foto: Freepik

Walaupun menggelengkan kepala merupakan perilaku yang dianggap normal dari perkembangan bayi. Namun, ada beberapa hal di mana perilaku ini mungkin lebih dari sekadar menggelengkan kepala.

kumparan post embed

Berikut beberapa hal yang harus Anda waspadai saat bayi menggelengkan kepala seperti dikutip dari Healthline Parenthood:

  • Bayi tidak berinteraksi dengan Anda atau saudaranya

  • Bayi tidak menggerakkan mata secara normal

  • Menggelengkan kepala sembari membenturkannya

  • Gelengan kepala semakin intens saat bayi terlihat cemas

  • Gelengan kepala terlihat seperti ingin melukai diri sendiri

  • Gagal mencapai tonggak perkembangan sesuai usianya

  • Tidak menanggapi suara Anda, serta suara lainnya

  • Melanjutkan perilaku menggelengkan kepala setelah usia 2 tahun

Jika bayi terlihat memiliki ciri-ciri di atas, segera lah buat janji dengan dokter anak. Dokter akan memeriksa si kecil untuk mengetahui penyebabnya yang lebih pasti.

kumparan post embed