Kenapa Ibu Perlu Peduli dengan Perubahan Iklim?
ยทwaktu baca 3 menit

Isu seputar perubahan iklim kerap dianggap sebagai sesuatu yang 'jauh' dari dunia para ibu. Padahal, sadar nggak Moms, kita sebagai ibu yang mengurus segala hal mengenai urusan rumah tangga, justru merasakan dampak langsung dari perubahan iklim ini, lho!
Untuk mendorong keterlibatan dan keterwakilan para ibu dalam isu krisis iklim dan transisi energi ini komunitas Buibu Baca Buku (BBB Book Club) bersama ClimateWorks Foundation meluncurkan inisiasi program yang bertajuk program literasi iklim untuk ibu peluncurannya digelar pada hari ini Sabtu 13 Januari 2024 bertempat di Twin House Blok M, Jakarta.
BBB Book Club merupakan komunitas klub buku yang beranggotakan perempuan, termasuk ibu-ibu dan bergerak di bidang peningkatan literasi, kemampuan berpikir kritis, dan pemberdayaan perempuan melalui berbagai kegiatan literasi. Berbagai isu telah menjadi perhatian BBB Book Club ini, salah satunya adalah isu kritis iklim dan trasisi energi.
"BBB Book Club melihat bahwa sebenarnya sebagai ujung tombak keluarga, seorang ibu, mampu dan perlu mengambil bagian penting dalam demokratisasi isu dan aksi bersama dalam penanggulangan krisis iklim dan transisi energi," tulis BBB Book Club dalam keterangan yang diterima kumparanMOM, Sabtu (13/1).
Namun sayangnya, wacana mengenai perubahan iklim masih dianggap sebagai wacana yang jauh dan asing dari keseharian para ibu dampak yang dihasilkan dari perubahan iklim pun seringkali dianggap tidak akan dirasakan di tingkat keluarga.
Padahal perempuan khususnya para ibu sebenarnya adalah kelompok rentan yang akan merasakan dampak dari perubahan iklim ini secara langsung.
Program Literasi Iklim untuk Ibu
Program ini menghubungkan isu iklim literasi dan keterlibatan perempuan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perasaan berdaya dari para ibu untuk mengkomunikasikan dan berpartisipasi aktif dam aksi iklim, baik dalam tingkat pribadi maupun kolektif.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 75 undangan yang terdiri dari berbagai unsur termasuk instansi pemerintah, komunitas literasi, pendidikan, lingkungan dan pemberdayaan perempuan, serta media.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, BBB Book Club juga menghadirkan Najeela Shihab yang merupakan seorang pendidik dan founder dari beberapa platform pendidikan seperti Keluarga Kita dan Semua Murid Semua Guru, serta Fadilla Dwianti, relawan BBB Book Club yang juga seorang Gender Equality & Social Inclusion Specialist.
Dalam talk show yang bertajuk "Ibu-ibu bicara iklim: merepotkan atau memberdayakan?". Acara kemudian dilanjutkan dengan penjelasan tentang program literasi iklim untuk Ibu oleh Putri Karina puar selaku Executive Director dari BBB Book Club dan Mini workshop menyulam pembatas buku oleh Saystitch.
Bagi BBB Book Club, acara peluncuran ini merupakan sebuah awal dari rangkaian program literasi iklim untuk ibu yang nantinya akan dilanjutkan dengan rangkaian program literasi iklim seperti pengembangan modul literasi iklim untuk ibu, pengembangan buku anak bertema krisis iklim, diskusi buku, kompetisi ulasan buku, seminar, lokakarya pelatihan, hingga edukasi-edukasi iklim melalui konten media sosial.
BBB Book Club juga terus mempromosikan program ini kepada para kolaborator dan calon kolaborator untuk dapat membuka ruang-ruang kolaborasi yang lebih luas lagi untuk dampak yang lebih besar.
