kumparan
search-gray
Mom16 November 2018 19:16

Kenapa Pria Lemas dan Mengantuk setelah Berhubungan Seks?

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi berhubungan seks.
Ilustrasi berhubungan seks. (Foto: Pixabay)
Jujur saja, Anda dan suami mungkin punya beberapa ekspektasi yang berbeda dalam hubungan seks. Misalnya Anda berharap setelah sesi bercinta setidaknya kalian bisa ngobrol sambil berpelukan dengan hangat. Namun nyatanya, suami Anda langsung lemas dan mengantuk.
ADVERTISEMENT
Maklum jika lantas Anda kecewa. Tapi perlu diketahui, itu bukan sepenuhnya salah dia. Ada proses biologis yang menyebabkan pria jadi mengantuk dan lemas setelah berhubungan seks.
Seks memang membutuhkan banyak energi secara fisik. Apalagi jika dalam sesi bercinta, pria yang lebih aktif memuaskan Anda. Jadi tak heran, setelah ejakulasi, ia jadi lemas dan lelah.
Alasan lain, seseorang dapat mencapai orgasme jika melepaskan rasa cemas dan takut. Hormon stres pun turun. Melepas perasaan-perasaan itu membuatnya lebih relaks, tenang, dan cenderung jadi mengantuk.
Pria lemas dan mengantuk setelah berhubungan seks
Pria lemas dan mengantuk setelah berhubungan seks. (Foto: Shutterstock)
Dua alasan itu juga bisa menjelaskan alasan mengapa perempuan bisa lemas dan mengantuk setelah berhubungan cinta.
Namun khususnya pada pria, mereka melepaskan hormon prolactin saat ejakulasi. Hormon ini menandakan kepuasaan seksual tapi juga menyuruh tubuh untuk beristirahat sebelum siap “bersenang-senang” kembali.
ADVERTISEMENT
Dilansir Live Science, pria yang melepaskan lebih sedikit hormon prolactin butuh lebih sedikit waktu untuk beristirahat. Artinya semakin pria merasa puas setelah bercinta ia butuh waktu lebih lama untuk beristirahat.
Pria cenderung lebih mengantuk setelah bercinta daripada pascamasturbasi. Menurut penelitian, orgasme karena seks melepaskan hormon prolactin empat kali lebih banyak daripada orgasme masturbasi. Alhasil masturbasi tak membuat pria sama mengantuknya setelah bercinta.
Ilustrasi bercinta
Ilustrasi bercinta. (Foto: Thinkstock)
Selain hormon prolactin, orgasme juga melepaskan oksitosin dan vasopressin yang juga berasosiasi dengan tidur. Hormon-hormon tersebut juga melepaskan stres yang membuat pria merasa relaks dan mengantuk.
Sebaliknya, wanita seringnya tak langsung mengantuk setelah bercinta. Wanita tidak kehilangan energi yang signifikan seperti pria. Apalagi setelah orgasme, rasanya ada tambahan energi untuk cuddling dan pillow talk selama berjam-jam.
ADVERTISEMENT
Jadi tak perlu berpikir macam-macam jika suami Anda langsung tertidur memunggungi Anda setelah seks. Itu hanya proses biologis, Moms. Maklumi saja.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white