Kumparan Logo

Kenapa Rahim Terasa Nyeri di Awal Kehamilan?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rahim terasa nyeri saat hamil. Foto: bluedog studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rahim terasa nyeri saat hamil. Foto: bluedog studio/Shutterstock

Tubuh ibu akan secara alami menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan di awal kehamilan. Beberapa kondisi umum yang akan dialami ibu hamil seperti, mual, muntah, pusing, hingga keengganan untuk makan.

Tak hanya itu, ibu hamil juga bisa merasakan ketidaknyamanan pada rahimnya yang terasa nyeri dan menyakitkan. Dikutip dari Tommy’s: Together for Every Baby, nyeri pada rahim bisa terasa ringan atau tajam selama trimester pertama kehamilan. Kondisi ini sering kali membuat ibu hamil kesulitan untuk beraktivitas karena rasanya yang amat menyakitkan.

Lantas, apa yang jadi penyebab nyeri pada rahim di awal kehamilan?

Penyebab Rahim Terasa Nyeri di Awal Kehamilan

Ilustrasi nyeri pada rahim saat hamil. Foto: TORWAISTUDIO/Shutterstock

Peregangan rahim

Nyeri rahim pada awal kehamilan merupakan hal normal, di mana tubuh sedang mempersiapkan ruang yang lebih besar untuk janin. Mengutip American Pregnancy Association, nyeri pada rahim biasanya terjadi hingga minggu ke-12 kehamilan karena adanya peregangan. Jika awalnya nyeri hanya dirasakan pada bagian tertentu, di usia ini, nyeri rahim bisa meluas hingga ke daerah panggul yang disertai gejala lain seperti kram dan kejang ringan.

Gas atau sembelit

Peningkatan kadar hormon progesteron di dalam tubuh jadi salah satu alasan menumpuknya gas di dalam perut dan sembelit selama kehamilan. Hormon kehamilan menginduksi peningkatan relaksasi otot-otot usus yang mengakibatkan proses pencernaan, terutama pergerakan usus melambat sebesar 30 persen dan memungkinkan gas menumpuk serta susah buang air besar. Kondisi ini bisa membuat rahim terasa nyeri karena adanya tekanan dari lambung yang penuh ke rahim.

kumparan post embed

Nyeri ligamen bundar

Dikutip dari Intermountain Healthcare, jaringan ikat di panggul yang menempel pada rahim disebut ligamen bundar. Saat rahim mulai mengembang di awal kehamilan, ligamen tersebut cenderung menahan tarikan sehingga menyebabkan ketegangan dan rasa sakit. Anda mungkin merasakan nyeri yang tajam pada satu atau kedua sisi area panggul bawah yang dekat dengan rahim.

Ya Moms, perjalanan kehamilan memang sering disertai dengan perubahan fisik yang signifikan dan rasa ketidaknyamanan. Sebagian besar kondisi itu merupakan hal yang normal terjadi selama kehamilan. Namun, Anda tetap perlu waspada bila gejala nyeri rahim terasa berlebihan dan tak kunjung hilang hingga trimester pertama usai.