Kumparan Logo

Kenapa Urine Jadi Bau saat Hamil?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil buang air kecil.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil buang air kecil. Foto: Shutter Stock

Hamil selama 9 bulan membawa banyak perubahan pada ibu secara fisik dan mental. Tak jarang, ibu juga merasakan berbagai ketidaknyamanan selama kehamilan. Misalnya saja, badan pegal-pegal, payudara sakit, hingga volume keputihan meningkat.

Bahkan, ibu pertumbuhan janin di dalam rahim yang kemudian menekan kandung kemih juga membuat ibu jadi sering buah air kecil atau ngompol. Pada saat itu, Anda mungkin menyadari ada yang berbeda dengan cairan urine saat hamil yaitu, lebih beraroma atau bau.

Lantas, apa sih penyebabnya?

Penyebab Urine Jadi Lebih Bau saat Hamil

Ilustrasi urine ibu hamil bau. Foto: Shutter Stock

Moms, urine yang menjadi lebih bau saat hamil biasanya normal dan tidak mengkhawatirkan. Namun, beberapa kondisi mungkin perlu diwaspadai. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan urine bau, seperti dikutip dari Mom Junction.

Indra penciuman meningkat

Kehamilan dapat meningkatkan kepekaan ibu terhadap berbagai aroma yang disebut hiperosmia. Kondisi ini menyebabkan ibu bisa mencium aroma tidak sedap yang sebenarnya normal dari urine-nya.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih disebabkan oleh paparan bakteri atau jamur yang sering terjadi selama kehamilan. Tingkat kejadian pada kondisi ini sekitar 2-7 persen pada ibu hamil. ISK menimbulkan beberapa gejala seperti urine lebih keruh, berbau busuk, hingga disertai nyeri pada sekitar vagina.

Masalah pada vagina

Vaginosis atau vaginisis adalah infeksi vagina yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Kondisi ini menyebabkan sensasi terbakar dan bau busuk saat buang air kecil.

Ilustrasi ibu hamil makan makanan sehat. Foto: Shutter Stock

Diet

Beberapa ibu mungkin ngidam makanan aneh saat hamil. Makanan tertentu seperti, kembang kol, brokoli, asparagus, bawang putih, hingga kopi, bisa memengaruhi aroma urine menjadi lebih menyengat.

Suplemen

Ibu dengan kehamilan yang berisiko biasanya disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan atau suplemen tertentu. Hal ini mungkin menyebabkan bau urine jadi lebih tidak sedap, Moms.

Dehidrasi

Ibu hamil membutuhkan asupan cairan lebih banyak dari biasanya. Kekurangan cairan atau dehidrasi saat hamil dapat mengubah bau urine.

Ya Moms, itulah beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab urine Anda jauh lebih bau saat hamil. Kondisi ini juga disetujui oleh dokter kandungan di New York, Brittany Noel Robles, yang mengatakan bahwa secara umum urine yang berbau itu tidak selalu mengkhawatirkan.

“Bau seperti amonia pada urine dapat disebabkan karena berbagai alasan, seperti perubahan pola makan, konsumsi vitamin, atau dehidrasi. Dehidrasi membuat urine jadi lebih pekat dan menghasilkan bau lebih kuat. Tapi, bau yang menyengat juga bisa menjadi tanda infeksi, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kekhawatiran,” ujar Brittany.

kumparan post embed