Kumparan Logo

Kulit Bayi Kena ASI, Bahaya Enggak Ya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kulit Bayi Kena ASI, Bahaya Enggak Ya? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Kulit Bayi Kena ASI, Bahaya Enggak Ya? Foto: Shutterstock

Kesehatan bayi baru lahir tentu akan menjadi hal utama yang diperhatikan setiap orang tua, termasuk soal kesehatan kulit. Pasalnya, kulit bayi jauh lebih sensitif bila dibandingkan dengan orang dewasa. Sehingga, Anda pun perlu merawatnya dengan baik.

Lantas, bagaimana bila kulit bayi terkena ASI? Ya, saat sedang menyusui si kecil mungkin saja sisa-sisa ASI menempel di area mulutnya. Atau saat menyusu, mungkin saja ASI Anda muncrat sehingga kena kulit si kecil. Beberapa orang tua ada yang memilih langsung mengelapnya dengan kain bersih atau tisu, namun sebagian lainnya juga ada yang membiarkannya begitu saja.

Tapi sebenarnya, bahaya atau tidak ya, bila kulit bayi kena ASI? Simak jawaban dari dokter di sini, yuk!

Kata Dokter soal Bahaya TIdaknya Bila Kulit Bayi Kena ASI

bayi minum ASI perah dengan gelas sloki Foto: Shutterstock

Terkait kulit atau wajah bayi yang kena ASI, rupanya Anda tidak perlu khawatir, Moms. Sebab, ini tidak berbahaya pada si kecil. Demikian yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak sekaligus Konsultan Menyusui, dr. Yovita Ananta, SpA, MHSM, IBCLC.

"ASI tidak memiliki kandungan yang berbahaya untuk kulit bayi," ujar dr. Yovita kepada kumparanMOM.

Kendati demikian, pada sebagian bayi yang kulitnya sensitif dan memiliki riwayat alergi, memang memungkinkan terjadinya iritasi. Namun kembali lagi, ini tidak menimbulkan bahaya.

Ilustrasi lap mulut bayi dengan kain lembut. Foto: Shutter Stock

"Untuk mencegah hal ini, apabila ASI mengenai wajah atau kulit bayi, hapus sisa ASI dengan kapas yang sudah dibasahi air atau lap atau kain lembut yang sudah dibasahi, lalu keringkan," imbaunya.

Ada pun ASI justru memiliki banyak manfaat untuk bayi. Terlebih di enam bulan pertama kehidupannya, bayi disarankan untuk dapat memperoleh ASI eksklusif. Bahkan, menurut dokter yang praktik di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan ini, ASI memiliki perlindungan terhadap infeksi bakteri dan virus yang mungkin akan terjadi bila si kecil tidak mendapatkan ASI.

"Tapi, bukan berarti ASI harus dioleskan ke kulit bayi ya,"' tutur dr. Yovita.

ASI Melindungi Bayi dari Penyakit

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

dr. Yovita kembali menjelaskan, imunoglobulin A yang terkandung dalam ASI memiliki antitoksin terhadap enterotoksin (racun) yang dihasilkan oleh bakteri E. Coli dan V. Cholerae, dan antibodi terhadap beberapa tipe E. Coli. Sementara itu, jenis virus seperti polio virus, coxsackievirus, echovirus, influenza virus, reovirus, respiratory syncytial virus (RSV), rotavirus, dan rhinovirus dapat dihindari si kecil karena ada ASI yang menghambatnya.

"Kandungan prebiotik yang terdapat di dalam ASI juga dapat menghindari si kecil dari kesempatan memiliki alergi," paparnya.

Jadi sudah jelas ya, Moms bahwa ASI tidak berbahaya bila menempel di kulit bayi. Namun sebagai pencegahan atau bila bayi memang sensitif dan memiliki alergi, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lap atau bersihkan sisa-sisa ASI yang menempel dengan tisu atau kain lembut yang sudah dibasahi dengan air matang.

kumparan post embed