kumparan
15 November 2019 13:56

Lebih Baik Mana, Sterilisasi Botol Bayi Pakai Sterilizer atau Direbus?

botol susu bayi
botol susu bayi Foto: Shutterstock
Tak sedikit ibu yang memberi ASI maupun susu formula kepada bayi menggunakan media botol. Karena itu, kebersihan botol tentunya menjadi hal utama yang harus diperhatikan, Moms.
ADVERTISEMENT
Kenapa? Sebab jika pencucian botol tidak benar-benar bersih, bayi rentan terpapar kuman atau jamur yang masih hinggap di botol tersebut. Maka dari itu, setelah botol dicuci, biasanya para ibu memilih untuk merebus botol demi menghilangkan bakteri atau jamur.
Namun, di zaman yang kini semakin modern, semakin banyak cara mensterilisasi botol susu bayi secara praktis. Lantas, lebih baik mana, sterilisasi botol bayi dengan alat sterilizer atau direbus, ya?
Mengeringkan botol susu bayi
Mengeringkan botol susu bayi. Foto: Shutter Stock
Mensterilisasi botol susu bayi dengan cara direbus atau pakai alat sterilizer punya tujuan yang sama, bersama dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Untuk itu, kedua cara ini sama baiknya dan kembali kepada pilihan setiap orang tua.
Sebab, kebutuhan dan anggaran tiap ibu dalam membeli perlengkapan anak bisa berbeda-beda. Alat sterilizer memang lebih praktis, tapi Anda perlu merogoh kocek dalam-dalam. Sementara bila merebus, Anda perlu waktu untuk memasak airnya lebih dulu.
ADVERTISEMENT
Setelah mengetahui yang Anda pilih, menurut Dr Samira Armin, dokter anak di Texas Children’s Pediatrics, AS dikutip dari The Bump, sterilisasi botol memang penting dilakukan. Apalagi, jika botol tersebut baru dibeli atau bekas pakai orang lain. Sebab, air yang digunakan untuk mencuci botol tersebut tidak menjamin kebersihannya, Moms.
Selain itu, tidak perlu mensterilisasi botol setiap hari. Cukup seminggu 3 kali untuk membunuh kuman yang ada di botol. Karena, jika terlalu sering mensterilisasi botol, justru berpotensi menurunkan kualitas botol itu sendiri.
Berikut adalah beberapa cara mensterilisasi botol bayi yang bisa menjadi pertimbangan Anda:
1. Merebus
Merebus botol susu bayi
Merebus botol susu bayi. Foto: Shutter Stock
Jika, Anda ingin menghemat pengeluaran, cukup merebus botol bayi di atas panci berisi air bersih. Kemudian, tunggu hingga air mendidih. Jika sudah mendidih, tutup panci dan rebus botol serta peralatan lainnya selama 5-10 menit.
ADVERTISEMENT
Setelah itu, matikan api dan keluarkan botol dengan penjepit bersih khusus botol agar tangan Anda tidak kepanasan. Keringkan botol dengan lap bersih atau biarkan botol kering dengan cara diangin-anginkan, supaya kering di rak botol susu atau tempat yang bersih.
2. Microwave
Microwave (COV)
Microwave Foto: Thinkstock
Pastikan microwave Anda bersih, tidak ada aroma bau makanan apa pun. Selain itu, jauhkan peletakan microwave dari jangkauan anak-anak.
Saat menggunakan microwave, Anda harus mengisi air di botol tersebut hingga setengah bagian. Sementara, untuk peralatan lainnya seperti dot atau ring, tempatkan di mangkuk yang berisi air. Jika sudah, atur waktunya selama 1-2 menit.
3. Mengukus atau menguapkan
Botol susu bayi diuap
Botol susu bayi diuap. Foto: Shutter Stock
Sebelum melakukan sterilisasi, alat tersebut harus diisi air bersih untuk mengukus atau menguapkan botol-botol. Kemudian, tempatkan botol dan peralatan lainnya ke arah bawah. Cara kerja ini biasanya memakan waktu selama 10-15 menit.
ADVERTISEMENT
4. UV Sterilizer
Sterilizer botol bayi.
Sterilizer botol bayi. Foto: Shutterstock
Ini adalah sterilisasi yang menggunakan sinar ultraviolet yang berasal dari sinar lampu. Alat sterilisasi ini dapat cukup merogoh kocek uang Anda cukup dalam. Sebab, harganya bisa 3 atau 4 kali lipat dari steamer biasa.
Namun, penggunaan alat ini hemat energi dan juga praktis, lho, Moms. Tak hanya botol susu bayi saja yang dapat dimasukkan ke dalam alat ini, tapi peralatan yang ada di rumah, seperti remot TV juga bisa disterilisasi di sini.
Jadi, yang mana pilihan Anda, Moms?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan