Kumparan Logo

Kenapa Ada Bayi yang Menolak MPASI?

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
bayi makan - POTRAIT Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
bayi makan - POTRAIT Foto: Shutterstock

Di usia 6 bulan, bayi sudah boleh diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Sebagai ibu, Anda mungkin sangat bersemangat menyambut momen makan si kecil untuk pertama kalinya ini. Mulai dari buah, sayuran, hingga sereal bayi sudah Anda siapkan.

Namun kenyataan tak selalu sesuai harapan. Saat Anda memberikan bayi makan, si kecil bisa saja justru menolaknya. Hmm, kenapa begitu ya?

Dilansir Baby Center, Anda tak perlu khawatir jika bayi menolak makan di tahap awal pemberian MPASI. Hal seperti ini sangat wajar terjadi, sehingga Anda tak perlu cemas berlebihan.

Di momen awal pemberian makan, bayi perlu membiasakan mulutnya untuk mengunyah makanan padat, karena teksturnya sangat berbeda dengan ASI yang selama ini jadi makanan utamanya. Ya Moms, beberapa bayi butuh penyesuaian waktu lebih lama dalam memproses makanan yang ada di mulutnya.

Ilustrasi bayi menolak makan atau MPASI. Foto: Shutterstock

Tak perlu cemas juga jika anak Anda muntah saat pertama kali diberi MPASI. Hal tersebut juga normal terjadi saat anak mendapat MPASI perdananya.

Untuk membantu bayi lebih mudah beradaptasi dengan makanan padat, mulailah dengan memberikan MPASI yang dihaluskan secara merata dan teksturnya hampir menyerupai cairan.

Misalnya dengan memberikan bayi bubur beras yang teksturnya sangat lembut. Anda juga bisa mencampurkan ASI perah ke dalam makanannya agar rasanya lebih familiar di lidah si kecil.

Seiring bertambahnya usia, Anda bisa meningkatkan tekstur makanan bayi menjadi lebih padat secara bertahap. Targetnya, di usia 1 tahun bayi sebaiknya sudah bisa mengkonsumsi makanan keluarga.

Mulai juga pemberian MPASI dengan porsi yang sedikit dan tambahkan lebih banyak saat anak mulai terbiasa dengan tekstur makanannya. Peningkatan tekstur MPASI yang bertahap ini juga penting untuk melatih kemampuan bayi mengunyah dan menelan makanan.

Ilustrasi bayi menolak makan atau MPASI. Foto: Shutterstock

Lantas bagaimana jika bayi terus menolak MPASI atau tampak tidak menikmati waktu makannya? Sebaiknya Anda waspada dan segera lakukan evaluasi untuk mengetahui penyebabnya.

Apakah masih ada kesalahan pada tektur MPASI, sendok yang Anda gunakan, atau waktu pemberian makannya yang terlalu dekat dengan waktu menyusu?

Bila belum dapat menemukan penyebab bayi menolak MPASI, sebaiknya Anda perlu membawa si kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Dengan begitu Anda bisa menemukan solusi yang tepat hingga akhirnya bayi mau makan, Moms.