Kumparan Logo

Makanan Tinggi Kalsium yang Bagus untuk Kesehatan Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menggunakan alat makan bergambar lucu dapat membuat si kecil semakin semangat belajar makan sendiri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Menggunakan alat makan bergambar lucu dapat membuat si kecil semakin semangat belajar makan sendiri. Foto: Shutterstock

Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak. Ya Moms, anak-anak membutuhkan kalsium untuk mendukung pertumbuhan gigi dan tulangnya agar kuat.

Selain itu, kalsium juga merupakan nutrisi penting untuk membantu perkembangan jantung, otot, saraf dan hormon pada anak. Asupan kalsium pada anak bisa didapatkan dari berbagai makanan dan juga suplemen.

Bila anak mengalami kekurangan kalsium, maka si kecil akan mudah lupa, bingung, depresi, sering kesemutan dan kaku otot. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan kecukupan kalsium pada buah hatinya.

Lantas, apa saja ya makanan kaya kalsium untuk anak? Yuk, cek di sini, Moms.

10 Makanan Kaya Kalsium untuk Anak

1. Produk susu

Ilustrasi anak minum susu. Foto: Shutterstock

Susu dan produk turunannya adalah salah satu sumber kalsium terbaik yang bisa dikonsumsi anak. Berbagai produk susu seperti keju dan yoghurt juga bisa menjadi pilihan asupan kalsium untuk si kecil.

2. Kedelai

kedelai Foto: Shutterstock

Kedelai menjadi solusi apabila anak tidak menyukai atau alergi terhadap produk susu sapi. Mengutip Everyday Health, kedelai merupakan makanan yang mengandung kalsium setara dengan susu sapi.

3. Jeruk

Anak makan atau minum jeruk peras dengan kandungan vitamin C. Foto: Shutter Stock

Satu buah jeruk mengandung 50 miligram kalsium. Sementara satu cangkir jus jeruk mengandung 500 miligram kalsium. Anak-anak dan remaja membutuhkan sekitar 500 hingga 1.300 miligram asupan kalsium setiap harinya. Satu cangkir jus jeruk segar dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian si kecil, Moms.

4. Brokoli

Ilustrasi brokoli Foto: Pixabay

Brokoli adalah salah satu sayuran hijau terbaik untuk anak karena kandungan nutrisinya, seperti kalsium, vitamin C, K, zat besi, kalium dan protein yang dapat menunjang kesehatan tulang anak.

5. Telur

Ilustrasi telur ayam rebus. Foto: Shutter Stock

Mengutip FirstCry Parenting, telur tidak hanya menawarkan vitamin dan protein penting untuk tumbuh kembang anak, tapi juga mengandung kalsium yang membantu menguatkan tulang dan gigi si kecil.

6. Ikan

Ikan Patin Lokal Bagus untuk Anak Foto: Shutter Stock

Sebagian besar jenis ikan seperti salmon, sarden dan tuna adalah sumber kalsium yang baik untuk anak-anak. Dalam 3 ons salmon misalnya, terdapat sekitar 180 miligram kalsium atau setara dengan satu cangkir susu.

7. Daging sapi

Lebih baik mana, ayam atau daging untuk menu sahur anak? Foto: Shutter Stock

Makanan sumber kalsium lainnya adalah daging sapi. Namun, ibu sebaiknya mengolah daging segar untuk anak dan bukan daging kalengan agar terhindar dari risiko infeksi bakteri salmonella.

8. Tahu

Ilustrasi tahu kuning Foto: Dok.Shutterstock

Selain sebagai sumber protein yang baik, tahu juga mengandung kalsium. Dalam satu mangkuk kecil tahu mengandung sekitar 800 miligram kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan harian anak.

9. Almond

Almond untuk meningkatkan produksi ASI. Foto: Shutter Stock

Selain meningkatkan daya ingat dan perkembangan fungsi otak, kacang almond juga kaya akan kalsium yang berfungsi untuk memperkuat gigi dan tulang anak yang sedang berkembang. Dikutip dari MomJunction, sekitar 1/3 cangkir almond diperkirakan mengandung 110 miligram kalsium di dalamnya.

10. Kacang-kacangan

Ilustrasi Kacang-kacangan Foto: Shutterstock/Liliya Kandrashevich

Selain almond, jenis kacang lain seperti kacang polong, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang dan buncis juga merupakan pilihan asupan kalsium terbaik untuk anak-anak. Kandungan mineral seperti kalsium, zat besi, fosfor hingga magnesium baik untuk kesehatan tulang si kecil.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis