Kumparan Logo

Makanan untuk Anak yang Sedang Batuk Pilek

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak batuk pilek Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak batuk pilek Foto: Shutterstock

Orang tua mana yang tidak sedih melihat kesehatan anak tercinta terganggu? Misalnya saat anak mengalami batuk pilek. Namun sayangnya, hal ini memang kerap dan lazim dialami anak. Ya Moms, anak dapat menderita batuk pilek hingga 6-8 kali dalam setahun!

Batuk pilek dapat disebabkan oleh alergi dan infeksi. Batuk pilek infeksi disebabkan oleh kuman, mikroba atau virus. Sementara batuk pilek alergi disebabkan oleh reaksi berlebihan pada saluran napas terhadap suatu pencetus alergi.

kumparan post embed

Lantas, bagaimana mengatasi batuk pilek pada anak?

Menurut Ayu Bulan Febri K.D., SKM dan dr.Zulfita Marendra dalam buku Smart Parents, Pandai Mengatur Menu & Tanggap saat Anak Sakit, salah satu cara mengatasi batuk pilek pada anak adalah dengan mengatur makanan yang tepat agar kondisi tubuh anak bisa cepat membaik. Simak tipsnya berikut ini.

Makanan yang Tepat untuk Anak Batuk Pilek

Makanan untuk Anak Batuk Pilek Foto: Unsplash
  1. Bila anak yang batuk pilek masih bayi, tetap lah berikan ASI. Ya Moms, ASI merupakan makanan terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

  2. Bila anak sudah mendapat makanan pendamping ASI (MPASI), perhatikan asupan gizinya. Pilih bahan-bahan MPASI yang kaya akan vitamin C untuk meningkatkan sistem imun. Misalnya jeruk, stroberi, dan kiwi.

  3. Beri si kecil makanan yang tinggi protein seperti telur dan susu. Sebab saat terkena penyakit dengan gejala batuk, anak membutuhkan asupan protein lebih tinggi dari biasanya.

kumparan post embed
  1. Kalau ada gejala panas, beri anak makanan dalam bentuk lunak atau berkuah. Pastikan juga anak tidak kekurangan cairan dengan cara banyak minum air.

  2. Selain air minum atau air putih, anak juga bisa diberi susu, jus dan minuman sehat lain. Ini penting untuk membantu anak buang air kecil sebanyak-banyaknya yang akan dapat membantu kelancaran pengaturan suhu tubuh, melegakan pernapasan juga membantu membersihkan lendir atau dahak.

  3. Kalau anak enggan atau tidak nafsu makan, coba beri makanan dalam porsi kecil tetapi sering. Dengan cara ini kita dapat memenuhi kebutuhan gizi anak meski ia tidak makan banyak dalam satu waktu. Semoga si kecil cepat sembuh ya, Moms!

kumparan post embed