Kumparan Logo

Manfaat Ajak Anak Main Skateboard Seperti yang Dilakukan Ringgo Agus Rahman

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ringgo Agus Rahman, Sabai Morscheck dan anaknya.  Foto: Instagram/@ringgoagus
zoom-in-whitePerbesar
Ringgo Agus Rahman, Sabai Morscheck dan anaknya. Foto: Instagram/@ringgoagus

Setiap anak biasanya punya olahraga favoritnya masing-masing. Misalnya saja, anak dari pasangan Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck yang menyukai aktivitas olahraga ekstrem skateboard.

Ya Moms, anak sulung mereka yang bernama Bjorka memang diketahui sangat menyukai skateboard sejak usia empat tahun. Baru-baru ini, Ringgo juga sempat mengunggah momen saat Bjorka bermain skateboard ke laman Instagram pribadinya.

instagram embed

Foto tersebut memperlihatkan bagaimana serunya Bjorka saat beraksi di atas papan skateboard-nya. Bjorka juga terlihat didampingi oleh seorang pelatih yang mengarahkan gerakannya. Meski skateboard merupakan olahraga ekstrem, tapi Bjorka yang masih berusia lima tahun tampak sangat menikmatinya.

Nah Moms, bermain skateboard ternyata punya beberapa manfaat kesehatan dan baik untuk perkembangan anak. Pastikan saja, anak menggunakan seluruh perlengkapan keamanannya, serta didampingi oleh instruktur ahli.

Dikutip dari Sport to Try, berikut ini manfaat bermain skateboard untuk anak. Apa saja? Yuk simak penjelasan lengkap di bawah ini.

7 Manfaat Bermain Skateboard untuk Anak

1. Meningkatkan kesehatan

Potret Bjorka anak Ringgo dan Sabai saat main skateboard. Foto: Instagram/@ringgoagus

Skateboarding termasuk aktivitas menyenangkan sekaligus menyehatkan untuk anak. Olahraga ini mengharuskan anak-anak menggerakkan seluruh tubuhnya saat mereka harus mendorong dan mengarahkan papan.

Anak akan melatih kekuatan lengan dan kaki secara bersamaan saat bermain skateboard. Tentu ini akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran si kecil.

2. Mendukung perkembangan anak

Dengan bermain skateboard, anak akan mengembangkan kemampuan keseimbangan, koordinasi, keterampilan motorik dan kesadaran spasial. Aktivitas ini juga akan memupuk kerja tim yang membutuhkan keterampilan kerja sama dan komunikasi.

3. Membangun keterampilan

Olahraga ini mendorong pemikiran kritis dan keterampilan memecahkan masalah pada anak-anak. Seperti aktivitas fisik lainnya, bermain skateboard juga dapat meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan sehingga anak menjadi lebih kreatif.

4. Mencegah depresi

Bermain skateboard adalah kegiatan di luar ruangan yang menyenangkan dan membuat anak bisa beristirahat dari rutinitasnya yang sibuk dan mungkin penuh tekanan. Mengendarai skateboard dapat membantu melepaskan hormon endorfin di otak anak, yang akhirnya dapat mengurangi kecemasan dan mencegah depresi.

5. Meningkatkan ketahanan

Potret Bjorka anak Ringgo dan Sabai saat main skateboard. Foto: Instagram/@ringgoagus

Skateboarding merupakan olahraga menantang yang akan mengajari anak keterampilan bergerak. Ketika ia mencoba berbagai posisi dan mendapatkan pengalaman baru, hal itu membuat pikirannya tetap waspada dan aktif. Saat ia gagal namun terus mencoba, maka ia akan menjadi sosok yang tangguh di kemudian hari. Penelitian menunjukkan bahwa skateboarding dapat membantu anak-anak lebih kuat secara fisik dan mental.

6. Mengajarkan kesabaran dan ketekunan

Ini termasuk olahraga yang sulit dilakukan baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Aktivitas ini membutuhkan lebih banyak latihan untuk mempelajari berbagai gerakannya. Hari ini mungkin anak akan sukses dalam satu gerakan, tapi keesokan harinya mungkin ia gagal di gerakan yang lain. Nah Moms, di sini anak akan belajar untuk mencari tahu trik-trik khusus agar bisa melakukan semua gerakan dengan benar.

7. Membangun keberanian

Saat anak pertama kali mulai bermain skateboard, biasanya ia memiliki rasa takut untuk jatuh dan terluka. Selain itu, ia juga takut akan ditertawakan oleh anak-anak lain di sekitarnya apabila gagal. Seiring waktu anak mempelajari skateboard, ia akan tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan penuh keberanian. Dengan begitu, kepercayaan dirinya juga akan meningkat, Moms.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis