Manfaat Ajari Anak Menabung Sejak Dini
·waktu baca 2 menit

Menabung merupakan salah satu kebiasaan yang perlu diajarkan pada anak sejak dini. Mengutip Wealthify, orang tua disarankan untuk mengajari anak menabung saat si kecil berusia 7 tahun.
Ya Moms, di usia tersebut, anak umumnya sudah memiliki kemampuan kognitif dan sosial yang matang, sehingga mampu memahami konsep menabung secara logis. Selain itu, berikut beberapa manfaat mengajari anak menabung sejak dini.
Manfaat Mengajari Anak Menabung
Membangun Kebiasaan Finansial yang Baik
Beberapa penelitian menunjukkan, anak usia 6 – 12 tahun umumnya sudah mulai belajar untuk mengembangkan kebiasaan finansial. Nah, salah satu cara untuk membentuk kebiasaan finansial yang baik pada anak adalah menabung. Jika diarahkan dengan baik, harapannya anak bisa lebih bijak dalam menggunakan uang dan tidak impulsif menggunakannya untuk sesuatu yang diinginkan.
Anak Jadi Paham tentang Nilai Uang
Salah satu tujuan menabung adalah menunda keinginan sesaat untuk kesenangan jangka panjang. Dengan menabung, anak akan mengerti bahwa uang dengan nominal kecil bisa menjadi besar jika dikumpulkan sedikit demi sedikit. Ia akan terbiasa untuk mengumpulkan uang terlebih dahulu jika ingin membeli sesuatu.
Membantu Anak Belajar Mandiri
Semakin bertambahnya usia, anak akan menyadari bahwa tidak selamanya ia bisa bergantung pada orang tuanya. Misalnya, saat ia ingin membeli sesuatu, ia mungkin perlu menabung dulu dari uang jajannya untuk mendapatkan barang tersebut. Jika anak terbiasa menabung sejak dini, membeli barang secara mandiri bisa terasa lebih mudah.
Belajar Menghindari Utang
Tak hanya tentang menabung, Anda juga perlu mengajari anak tentang konsep utang. Jelaskan pada anak bahwa lebih baik membeli barang dengan uang sendiri dan langsung lunas dibanding harus meminjam atau menyicil. Dengan begitu, anak akan belajar menghindari utang dan berusaha mengumpulkan uang terlebih dahulu jika menginginkan sesuatu.
Mengenalkan Konsep Dana Darurat
Dana darurat merupakan sejumlah uang yang perlu disiapkan untuk hal-hal yang tak terduga. Tak hanya untuk orang dewasa, konsep ini juga bisa diajarkan pada anak. Ya Moms, menabung bisa menjadi langkah awal untuk mengenalkan konsep dana darurat pada si kecil. Misalnya saja, saat tiba-tiba pulpennya habis, ia bisa langsung membeli sendiri tanpa harus meminta uang pada orang tua karena ia sudah memiliki simpanan.
