Manfaat Kembang Kol untuk MPASI Bayi

Memastikan bayi mendapat MPASI yang berkualitas memang menjadi keharusan. Salah satu caranya dengan menyediakan menu bervariasi setiap hari.
Sudahkah Anda mengenalkan kembang kol? Menurut Carol Byrd-Bredbenner, PhD, RD dan Donna Beshgetoor, PhD dalam bukunya yang berjudul Perspectives in Nutrition, kembang kol kaya kalsium dan tubuh mudah saat menyerapnya.
Di bawah ini kumparanMOM merangkum manfaat kembang kol saat disajikan sebagai makanan bayi, Seperti dilansir Parenting FirstCry:
1. Menjaga kulit
Kandungan sulforaphane dalam kembang kol dapat melindungi kulit bayi dari sinar ultraviolet. Tidak hanya itu, tapi juga dapat mencegah peradangan, kerusakan sel, kanker kulit dan eritema (bercak kemerahan pada kulit).
2. Tulang lebih kuat
Vitamin C dalam kembang kol mampu membuat tulang bayi lebih kuat dan sehat. Ini karena produksi kolagen meningkat sehingga tulang dan sendi terlindungi dari kerusakan peradangan. Kandungan vitamin K dalam kembang kol juga turut bermanfaat untuk tulang bayi.
3. Mencegah terjadinya gangguan lambung
Serat tinggi dalam kembang kol membantu melancarkan pencernaan dan menghilangkan racun dari tubuh. Kembang kol juga membantu mengatasi berbagai jenis gangguan lambung, Moms.
4. Merawat jantung dan sistem kardiovaskular
Sulforaphane tidak hanya menjaga kulit bayi, namun juga meningkatkan fungsi jantung dan ginjal. Lalu vitamin K dan glukoraphanin membuat sirkulasi darah si kecil menjadi lebih baik.
Perlu diingat, si kecil baru bisa mengkonsumsinya saat usia mereka 8 bulan ke atas. Ini karena pada kol, bisa meningkatkan gas pada pencernaannya, Moms. Karena itu, belum cocok bagi bayi yang baru belajar makan makanan padat sebab akan sulit dicernanya.
Saat hendak membelinya, pilihlah kembang kol dengan tampilan mulus dan tanpa bercak gelap. Bila memungkinkan, pilihlah yang organik saja, untuk menghindari paparan pestisida.
