Manfaat Lakukan Konseling Pernikahan bagi Pasangan Suami Istri

13 Juli 2022 14:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Manfaat Lakukan Konseling Pernikahan bagi Pasangan Suami Istri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat Lakukan Konseling Pernikahan bagi Pasangan Suami Istri. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Dalam menjalani kehidupan pernikahan, ada saja masalah rumah tangga yang mungkin pernah dihadapi pasangan suami istri. Ya Moms, masalah rumah tangga yang muncul sebenarnya normal terjadi. Yang terpenting, Anda dan suami bisa mencari solusinya bersama-sama.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, dalam beberapa kasus, kurangnya komunikasi dan tidak ada usaha dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah justru bisa memperburuk keadaan. Bila sudah begitu, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan konsultan pernikahan.
Dilansir My Therapist, jika merasa hubungan dengan pasangan sedang bermasalah, tidak ada salahnya untuk berbicara dengan konsultan pernikahan. Bahkan, jika merasa tidak ada yang perlu diperbaiki, setidaknya dengan berkonsultasi dapat membuat Anda kembali seperti pada hubungan awal-awal pernikahan, serta menjadi pengingat betapa kalian saling mencintai.
Ilustrasi pasangan berdiskusi  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan berdiskusi Foto: Shutterstock
Tak hanya itu, anggapan bahwa konseling pernikahan hanya untuk pasangan yang sedang bermasalah, kenyataannya tidak seperti itu, Moms. Pasangan yang rutin melakukan konseling tetap memiliki banyak manfaat, baik itu bagi pasangan baru, setelah menjadi orang tua hingga lansia yang sudah puluhan tahun menikah. Lantas, apa saja manfaat melakukan konseling pernikahan?
ADVERTISEMENT

Manfaat Pasangan Melakukan Konseling Pernikahan

1. Bantu Menyelesaikan Masalah
Mengutip Marriage, ada berbagai masalah yang kerap dihadapi pasangan setelah menikah. Mulai dari keuangan, keintiman hubungan, komunikasi, hingga masalah lain yang sulit diselesaikan bersama-sama. Apalagi, jika Anda dan pasangan memiliki pandangan berbeda. Dengan berkonsultasi dengan konsultan atau terapis yang bersifat netral, mereka akan bersikap objektif untuk membantu menemukan solusinya.
2. Menghindari Masalah yang Lebih Besar
Sebuah studi menunjukkan pasangan yang rutin menemui konsultan atau terapis pernikahan, maka akan mengurangi kemungkinan terjadi masalah-masalah rumah tangga yang lebih rumit. Sayangnya, kebanyakan pasangan menemui ahli setelah mengalami masalah. Semakin aktif Anda menyadari akan ada masalah dalam hubungan lalu mendatangi ahli, maka terapis dapat makin cepat membantu mencarikan solusi dari permasalahan yang terjadi. Tetapi ingat, para ahli ini hanya membantu mencarikan jalan keluar, dan yang berperan menyelamatkan pernikahan adalah Anda dan pasangan sendiri.
ADVERTISEMENT
3. Tempat Aman untuk Curhat
ilustrasi pasangan suami istri berkonsultasi dengan terapis atau konselor. Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi pasangan suami istri berkonsultasi dengan terapis atau konselor. Foto: shutterstock
Ketika ingin mencurahkan pikiran dan perasaan yang terpendam, maka mendatangi konsultan atau terapis bisa menjadi solusinya, Moms. Sebab, menahan sesuatu tidak baik untuk kesehatan mental diri sendiri. Selain itu, para ahli pun bisa membantu suami atau istri belajar mengekspresikan perasaan yang tertahan dengan cara yang lebih produktif.
4. Konseling Bersama Lebih Murah
Ternyata, salah satu manfaat melakukan konseling bersama pasangan adalah terkadang jatuhnya lebih murah pada setiap sesinya ketimbang jika datang sendiri-sendiri.
Meski begitu, perlu dipahami bahwa konseling pernikahan tidak akan selalu berhasil menemukan solusi dari persoalan yang dihadapi pasangan-pasangan tersebut. Sebab, dalam menyelesaikan persoalan, dibutuhkan komitmen kuat dan kejujuran dari kedua pasangan untuk menjadikan hubungan lebih baik. Jika hanya salah satu yang berjuang sendiri, maka konseling tidak dapat membantu Anda 100 persen dalam memperbaiki keadaan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020