Manfaat Teether untuk Bayi

13 Februari 2022 9:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi teether bayi. Foto: 2p2play/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teether bayi. Foto: 2p2play/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Bayi sangat suka memasukkan benda yang ada di sekitarnya. Ya Moms, itu karena bayi memiliki refleks mengisap yang kuat, sehingga beberapa bayi juga sangat gemar mengisap jempol atau jari, bahkan sejak di dalam kandungan.
ADVERTISEMENT
Itu lah kenapa, bayi juga sangat suka jika diberi empeng atau teether. Apalagi teether memiliki beberapa manfaat bagi bayi, khususnya saat sedang tumbuh gigi. Teether adalah mainan yang bisa digigit bayi untuk memberikan rasa nyaman di gusinya saat sedang tumbuh gigi, biasanya di usia 5-6 bulan ke atas.
Teether dirancang dan dibuat dengan bahan yang lembut agar mudah digenggam dan dimasukkan ke dalam mulut bayi. Seperti dikutip dari Just Baby, teether biasanya terbuat dari karet ataupun plastik, serta memiliki bentuk dan warna yang menarik.
Lantas, apa saja manfaat teether untuk bayi?

Beberapa Manfaat Teether untuk Bayi

Ilustrasi teether bayi. Foto: all_about_people/Shutterstock
Teether dapat membantu menenangkan gusi bayi yang bengkak saat sedang tumbuh gigi. Mengutip Medicine Net, mengunyah teether juga dapat memberikan kenyamanan gusinya.
ADVERTISEMENT
Sehingga bayi yang sedang tumbuh gigi sangat suka menggigit teether, khususnya teether yang sudah didinginkan di lemari es. Ya Moms, rasa dingin dari teether yang dibekukan di lemari es bisa menenangkan gusi bayi yang gatal dan sakit.
Teether juga membantu bayi mengeksplorasi mulutnya, mengenal bagian-bagian di mulutnya, dan dapat memperkuat otot-otot wajahnya. Selain itu, teether juga mendorong bayi untuk menggerakkan lidah di sekitar mulutnya, sehingga memberi kesadaran tentang bagian di mulutnya.
Gerakan-gerakan tersebut juga dapat membantu bayi mempelajari bunyi-bunyi saat mulai mengoceh, dan membantu mengucapkan kata-kata pertamanya seperti “mamama”, “papapa”, dan “dadada”.
Meski teether memiliki banyak manfaat bagi bayi, tapi tetap harus cermat memilih teether untuk bayi. Pilihlah teether yang benar-benar aman dan tidak berbahaya saat dimasukkan ke dalam mulut bayi.
ADVERTISEMENT
Misalnya, jangan memilih teether yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti PVC atau vinyl, phthalates, BPA, latex, lead, antimony, dan cadmium. Sehingga sebelum memilih teether, pastikan merek yang akan dibeli memiliki label 100 persen bebas PVC. Ini adalah cara terbaik untuk menjamin bahwa plastik tidak mengandung ftalat yang berpotensi berbahaya.