Mastitis pada Ibu Menyusui, Bagaimana Cara Mengobatinya?
ยทwaktu baca 2 menit

Mastitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dikeluhkan oleh ibu menyusui. Ya Moms, mastitis terjadi karena adanya peradangan di jaringan payudara yang bisa menimbulkan rasa nyeri.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh ASI yang menumpuk di payudara dan tidak dikeluarkan, sehingga menciptakan penyumbatan di saluran ASI. Mastitis juga dapat menyebabkan benjolan di sekitar area yang sakit.
Mengutip Mayo Clinic, mastitis dapat membuat ibu menyusui merasa pegal dan lemas, seperti mengalami gejala flu atau demam. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ibu merasa lelah, sehingga sulit untuk merawat bayi.
Lantas, bagaimana cara mengobati mastitis pada ibu menyusui?
Mengobati Mastitis pada Ibu Menyusui
Mengutip laman University of Michigan Health, pemberian antibiotik biasanya dapat menyembuhkan mastitis. Jika setelah berkonsultasi ke dokter, dan Anda diresepkan antibiotik, maka minumlah sesuai petunjuk, Moms.
Saat mengonsumsi antibiotik, maka Anda perlu meminumnya sampai habis. Artinya, jangan berhenti mengonsumsinya hanya karena merasa lebih baik. Dokter biasanya akan memberikan antibiotik yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui. Jika ternyata pengobatan antibiotik tidak berhasil, dokter mungkin akan mengirim sampel ASI ke laboratorium untuk membantu mengidentifikasi jenis bakteri yang menyebabkan infeksi.
Selagi diobati, Anda juga perlu banyak istirahat, minum banyak air, dan menggunakan kompres hangat atau dingin pada payudara yang sakit. Sebelum menyusui, coba letakkan waslap hangat dan basah di atas payudara yang sakit selama sekitar 15 menit.
Cobalah cara tersebut setidaknya tiga kali sehari. Ini dapat meningkatkan aliran ASI di payudara. Kemudian, memijat payudara yang terkena mastitis juga dapat meningkatkan aliran ASI.
Anda juga dapat mengonsumsi acetaminophen untuk nyeri atau demam. Bisa juga menggunakan ibuprofen bersama dengan asetaminofen untuk mengurangi peradangan. Namun konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Kemudian saat menyusui, mulailah dari payudara yang terkena mastitis. Namun jika terasa menyakitkan, bisa coba menyusui dengan payudara yang sehat terlebih dahulu. Setelah ASI mengalir, menyusuilah dari payudara yang sakit.
Jika puting terlalu pecah-pecah dan nyeri untuk menyusui dari payudara, Anda bisa memerah ASI dengan tangan atau gunakan pompa payudara untuk mengosongkan ASI. Cobalah ini setiap kali tidak dapat menyusui secara langsung.
Apabila masih tidak sembuh, jangan ragu untuk mendapatkan bantuan dari ahli laktasi. Ahli laktasi akan membantu mengajarkan menyusui lebih efektif dan mengurangi rasa sakit untuk membantu mencegah mastitis. Pengobatan mastitis ini jangan ditunda karena dapat menyebabkan abses payudara, yang bisa lebih sulit diobati, Moms.
