Mengenal Hormon Kehamilan yang Bikin Ibu Mudah Emosi

10 November 2019 13:57 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
ibu hamil - POTRAIT Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ibu hamil - POTRAIT Foto: Shutterstock
Kehamilan tidak hanya membuat ibu mengalami perubahan fisik, melainkan juga pada emosinya. Kadang dibuat merasa senang, pun sebaliknya. Ya, hal ini sering dikaitkan dengan adanya aktivitas hormon kehamilan.
ADVERTISEMENT
"Perubahan hormon memainkan peran besar dalam suasana hati Anda selama dan setelah proses kehamilan. Namun pada beberapa orang, dapat terjadi perubahan emosional yang ekstrem, ujar Lucy Puryear, MD, asisten klinis profesor psikiatri di Baylor College of Medicine, Houston, AS, yang dikutip dari Parents.
Aktivitas hormon-hormon itu berguna untuk menunjang tumbuh kembang janin hingga siap dilahirkan, Moms. Tapi dampaknya, bisa membuat ibu hamil kurang nyaman.
ibu hamil dan masalah darah Foto: Shutterstock
Pertama, hormon Human chorionic gonadotropin atau hCG yang berfungsi menguatkan embrio di lapisan uterus, dampaknya bisa menyebabkan mual di pagi hari. Sementara hormon progesteron dan estrogen yang berperan dalam membantu mempertahankan kehamilan dan membawa gizi yang dikonsumsi ibu dalam darah, bisa membuat mood Anda naik dan turun.
ADVERTISEMENT
"(hormon) Estrogen bisa menghasilkan perasaan sejahtera. Banyak wanita yang benar-benar bersemangat dan bahagia ketika ia hamil. Terutama bagi mereka yang sudah menunggu lama," ujar Puryear.
ibu hamil Foto: Shutterstock
Pun saat Anda merasa lebih mudah tersinggung. Kemungkinan besar, hormon inilah yang tengah memainkan peran. Untuk mengatasinya, cobalah terbuka pada pasangan bahwa Anda sedang mengalami beberapa emosi tersebut.
Estrogen juga membuat ibu hamil mengalami perubahan pigmentasi kulit, sehingga beberapa ibu menjalani kehamilan mereka dengan kulit wajah yang bercahaya (pregnancy glow) dan karenanya, Anda merasa diri cantik dan menarik.
Selanjutnya ada hormon oksitosin yang kerap disebut hormon cinta. Dalam kehamilan, ia berperan dalam merangsang kelenturan leher rahim dan terjadi di waktu mendekati persalinan. Selain itu juga berperan dalam merangsang puting dalam produksi ASI.
ADVERTISEMENT
Sekalipun aktivitas hormon ini bisa membuat kurang nyaman, konsultasikan ke dokter bila dirasa sangat mengganggu, sampai Anda tak bisa melakukan aktivitas harian, Moms.