Mengenal Penyakit Kelima, Infeksi Virus yang Bikin Ruam Merah pada Kulit Anak
ยทwaktu baca 2 menit

Ada beragam infeksi virus yang bisa menyerang anak, salah satunya adalah penyakit kelima atau erythema infectiosum. Penyakit ini umumnya menimbulkan ruam merah di area pipi, tangan, dan kaki anak.
Penamaan penyakit kelima sendiri disesuaikan berdasarkan urutan klasifikasi penyakit infeksi kulit yang umum dialami anak-anak, yang dimulai dari campak, rubella, cacar air, roseola, dan erythema infectiosum.
Penyakit kelima cukup sering dialami oleh anak berusia 4 - 10 tahun. Infeksi ini disebabkan oleh virus Parvovirus B19 yang dapat ditularkan melalui kontak langsung, darah, permukaan yang terkontaminasi, air liur, dan cairan hidung dari orang yang terinfeksi. Kemudian, virus tersebut akan berdiam di dalam tubuh selama 7 - 14 hari setelah terinfeksi, dan menimbulkan beberapa gejala seperti berikut ini.
Gejala Penyakit Kelima pada Anak
Mengutip laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), berikut beberapa gejala penyakit kelima pada anak:
1. Ruam merah di beberapa area wajah dan tubuh
Ruam merah merupakan ciri khas penyakit kelima pada anak. Saat awal terinfeksi, ruam merah akan muncul di pipi anak. Beberapa hari kemudian, ruam tersebut akan muncul di dada, punggung, bokong, atau lengan dan kaki anak. Kemungkinan, anak akan merasa gatal, terutama pada kaki. Namun, kondisi ini biasanya akan membaik dalam 7 - 10 hari, tetapi dapat muncul kembali setelah beberapa minggu.
2. Nyeri Sendi
Meski lebih sering dialami orang dewasa, tetapi nyeri sendi juga bisa dialami oleh anak yang terserang penyakit kelima. Biasanya, kondisi ini berlangsung 1 - 3 minggu, atau bisa lebih lama.
Cara Cegah Penyakit Kelima pada Anak
Sayangnya, hingga saat ini belum ada vaksin khusus untuk mencegah infeksi menular ini. Salah satu cara efektif untuk mencegahnya adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti:
Rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik
Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut
Menghindari kontak erat dengan orang yang sakit
